Facebook Bantu Industri Kreatif Bandung Tembus Pasar ASEAN  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil (kedua kiri), bersama Ketua Harian PB PON XIX Jabar 2016 Iwa Karniwa (kiri) meninjau lokasi penyelenggaraan pembukaan PON XIX Jabar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung. ANTARA/Fahrul Jayadiputra

    Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil (kedua kiri), bersama Ketua Harian PB PON XIX Jabar 2016 Iwa Karniwa (kiri) meninjau lokasi penyelenggaraan pembukaan PON XIX Jabar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung. ANTARA/Fahrul Jayadiputra

    TEMPO.COBandung - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Kota Bandung boleh berbangga hati. Sebab, jejaring sosial Facebook telah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung untuk menyediakan laman khusus bisnis digital bernama Little Bandung F4Bdg. 

    Pada laman ini, barang-barang industri kreatif dari Kota Bandung ditargetkan menembus pasar ASEAN lewat marketing online.

    "Dalam waktu setahun, minimal 150 ribu UKM Bandung te-register di bisnis Facebook agar mempenetrasi Indonesia dengan 88 juta akun dan 200 juta akun Facebook di ASEAN pada 10 negara," kata Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Kamis, 1 September 2016.

    Ridwan menambahkan, pelaku usaha UMKM tidak bisa bebas berjualan di halaman Little Bandung F4Bdg ini. Selain harus melaporkan produk-produknya ke Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Perdagangan (KUKM Indag) Kota Bandung, para pelaku usaha yang memang hanya bisa memproduksi harus mendapatkan pelatihan khusus bisnis digital dari para trainer.

    "Harus lulus sertifikasi pelatihan dari KUKM Indag untuk memastikan bukan barang abal-abal," ujar Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil.

    Selain itu, registrasi dimaksudkan agar barang yang dijual tidak melanggar aturan dan etika model seperti snack Bikini. "Tidak melanggar etika seperti bihun Bikini, tapi barang berkualitas," katanya.

    Kepala Pengembangan Economy Asia-Pasifik Facebook Clair Deevy mengatakan, selain menyediakan laman khusus bisnis industri kecil dan kreatif Little Bandung F4Bdg, pihaknya memberikan pelatihan untuk para trainer di Kota Bandung. "Facebook juga men-set up halaman bisnis Little Bandung dan halaman bisnis dari masing-masing pelaku UMKM agar tidak sembarangan upload," tuturnya.

    Clair menambahkan, Facebook sangat antusias bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung karena mempromosikan barang-barang industri kreatif Kota Bandung tentunya akan saling menguntungkan kedua belah pihak.

    "Kerja sama dengan Kota Bandung ini yang pertama di ASEAN. Jumlah UMKM di Bandung banyak, dan kami antusias karena ada political will dari Wali Kota. Kita harapkan bisnis page Facebook ini menjadi instrumen untuk meningkatkan pangsa pasar produk UKM Bandung di ASEAN," ucap Clair.

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.