81 Orang di Singapura Terkena Zika, Kemenkes: Tak Ada WNI  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peta penyebaran virus Zika. dailymail.co.uk

    Peta penyebaran virus Zika. dailymail.co.uk

    TEMPO.COJakarta - Orang yang terkena virus Zika di Singapura terus meningkat. Namun Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Muhammad Subuh memastikan hingga saat ini tidak ada warga Indonesia yang terinfeksi virus Zika. 

    “Sampai saat ini belum ada laporan warga kita yang kena,” kata Subuh kepada Tempo di Jakarta, Rabu, 31 Agustus 2016. 

    Menurut Subuh, terjadi peningkatan jumlah orang yang terkena virus Zika di Singapura. Jumlah yang terjangkit hingga saat ini mencapai 81 orang. 

    Subuh mengatakan kejadian di Singapura seperti peningkatan yang cukup cepat melebihi perkiraan. Bahkan peningkatan itu terjadi secara mendadak. “Sekarang yang kita hadapi adalah di negara tetangga kita yang terdekat ini sudah terjadi semacam outbreak (wabah),” ujarnya. 

    Baca juga: 41 Orang Terkena Zika di Singapura, Pintu Masuk Diperketat 

    Subuh memastikan pemerintah terus berkomunikasi dengan otoritas kesehatan di Singapura. Tujuannya untuk memantau penyebaran virus tersebut dan menyiapkan langkah pencegahan. Sejak Minggu, 28 Agustus 2016, Kementerian Kesehatan mengetatkan kewaspadaan terhadap Zika. 

    Pada Senin, 29 Agustus, Kementerian Kesehatan telah memberlakukan kartu kewaspadaan kesehatan (health alert card) yang berbentuk seperti kartu peringatan. Kartu peringatan itu wajib diisi setiap orang dari Singapura yang masuk ke Indonesia untuk memastikan kondisi kesehatan mereka. 

    DANANG FIRMANTO

    Berita Lainnya:
    Menkes Minta Rumah Sakit Pakai Alat Kesehatan Dalam Negeri  
    41 Kasus Virus Zika, Kebanyakan Penderita Pekerja Asing
    Indonesia Waspadai Penyebaran Virus Zika
    Gugatan Vaksin Palsu, Hakim Sarankan Dua Pihak Mediasi
    Tiga Pasien Virus Zika Ditemukan di Inggris


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.