Istri Bung Tomo Meninggal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Istri Bung Tomo, Sulistina Sutomo menerima tumpeng dari Gubernur Jatim Soekarwo, dalam acara menyambut hari pahlawan di Gedung Negara Grahadi Surabaya (10/11). TEMPO/ROhman Taufiq

    Istri Bung Tomo, Sulistina Sutomo menerima tumpeng dari Gubernur Jatim Soekarwo, dalam acara menyambut hari pahlawan di Gedung Negara Grahadi Surabaya (10/11). TEMPO/ROhman Taufiq

    TEMPO.CO, Surabaya - Sulistina Sutomo, istri pahlawan nasional Bung Tomo, meninggal di usia 91 tahun pada Rabu dinihari pukul 01.42 WIB setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit di Jakarta.

    "Iya, benar. Saya menerima kabar langsung dari Bambang Sulistomo, anak kandungnya Bu Sulistina tadi dinihari," ujar salah seorang kerabat keluarga Bung Tomo, A.H. Tony, ketika dimintai konfirmasi di Surabaya, Rabu, 31 Agustus 2016.

    Sulistina meninggal di RSPAD Gatot Subroto di Jakarta karena sakit dan sudah tua, kemudian disemayamkan di rumah duka di Jalan Haji Muhasyim Buntu 45, Tarogong, Fatmawati, Cilandak Barat.

    Sulistina akan dimakamkan tepat di samping makam suaminya, Bung Tomo, di Tempat Pemakaman Umum Ngagel, Surabaya, pada Rabu sore.

    Rencananya, ia diberangkatkan dari Jakarta ke Surabaya pukul 11.30 WIB dari Bandara Halim Perdanakusuma, kemudian disalatkan di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya.

    "Dari sana, langsung dibawa ke TPU Ngagel dan dimakamkan," ucap Tony, yang juga tokoh masyarakat Kota Surabaya tersebut.

    Ucapan belasungkawa juga datang dari Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf yang menilai sosok Sulistina Sutomo adalah seorang panutan dan menjadi teladan.

    "Saya mewakili Jawa Timur dan masyarakat turut berdukacita sedalam-sedalamnya, dan Indonesia kehilangan satu lagi panutan. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.