Puluhan Warga Jeneponto Keracunan Kerang Laut, Dua Orang Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi keracunan makanan. Splashpress1.com

    Ilustrasi keracunan makanan. Splashpress1.com

    TEMPO.CO, Makassar - Kepala Kepolisian Resor Jeneponto Ajun Komisaris Besar Joko Sumarno menyatakan sedikitnya 50 warga Dusun Bungung Pandang, Desa Mallasoro, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, keracunan. "Dua di antaranya tewas," kata Joko saat dihubungi Tempo, Rabu pagi, 31 Agustus 2016.

    Korban tewas bernama Bombong, 43 tahun, dan Daeng Ngangku, 55 tahun. Menurut Joko, korban diduga keracunan setelah mengkonsumsi kerang laut jenis kerang bulu atau tude.

    Joko mengatakan, pada 28 Agustus 2016, pukul 15.30 Wita, warga Dusun Bungung Pandang berbondong-bondong ke pinggir pantai untuk mencari kerang. Pada Selasa sore, puluhan warga, yang diduga telah konsumsi kerang, muntah-muntah dan kepalanya pusing.

    Mereka lalu dibawa ke Puskesmas Bangkala untuk mendapatkan penangangan. Karena kritis, sepuluh orang dilarikan ke Rumah Sakit Daerah Pajonga Daeng Ngalle, Kabupaten Takalar. Selebihnya dirujuk ke Rumah Sakit Lanto Daeng Pasewang Jeneponto. "Ada yang meninggal di rumah sakit dan ada yang tewas di lokasi kejadian," ujar Joko.

    Joko mengatakan telah menyelidiki insiden itu. Menurut dia, sampel makanan dan sisa muntahan korban telah diserahkan ke Laboratorium Forensik Polda Sulawesi Selatan. "Kami juga mengimbau warga tidak mengkonsumsi kerang di sekitar pantai untuk sementara," ujar Joko.

    ABDUL RAHMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.