Turis Asal Inggris Tewas di Dalam Gua Mampu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Mayat

    Ilustrasi Mayat

    TEMPO.CO, Makassar - Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Bone, Sulawesi Selatan, Ajun Komisaris Hardjoko, mengatakan seorang warga negara asing berpaspor Inggris ditemukan tewas di dalam Gua Mampu, Desa Cabbeng, Kecamatan Dua Boccoe, Bone.

    "Korban ditemukan dengan kondisi terluka," kata Hardjoko kepada Tempo, Selasa, 30 Agustus 2016. Dari paspornya, korban diketahui bernama Stephen David Miller berusia 55 tahun berasal dari Stamford, Inggris.

    Stephen berkunjung ke gua itu sekitar pukul 10.00 Wita pada Senin, 29 Agustus 2016. Dia masuk ke gua sendiri dan menolak diantar. Hingga pukul 16.00 Wita, yang bersangkutan belum juga keluar. Menurut Hardjoko, Stephen pertama kali ditemukan oleh penjaga gua bernama Ansar.

    Ansar yang merupakan pemandu lokal khawatir karena warga asing tersebut belum keluar dari gua padahal hari sudah mulai malam. "Penjaga gua bersama beberapa warga lalu menyusul dan menemukan korban sudah tidak bernyawa," kata Hardjoko.

    Saat ditemukan, Stephen berada sekitar 500 meter dari mulut gua. Tubuhnya dalam posisi tertelungkup. Terdapat luka robek di bagian kepala, siku, perut, dan memar di bagian kaki. "Kemungkinan korban hendak memanjat dinding gua dan terjatuh," ujar Hardjoko.

    Menurut Hardjoko, Stephen membawa satu ransel berisi makanan, beberapa helai pakaian, dan cat air yang biasa digunakan untuk melukis. Jenazah pria itu telah dievakuasi dan saat ini masih berada di Rumah Sakit Teriawaru, Bone. "Kami masih menunggu pihak imigrasi untuk proses pemulangan jenazah," katanya.

    ABDUL RAHMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.