Menteri Asman: 60 Persen Aparatur Negara Tak Punya Keahlian

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asman Abnur, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. TEMPO/Subekti

    Asman Abnur, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Bandung-Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur mengatakan, pada pemetaan terakhir diketahui bahwa lebih separuh Aparatur Sipil Negara (ASN) hanya bisa mengurus administrasi. “Ternyata lebih dari 60 persen ASN kita sekarang itu kemampuannya cuma administratif, yang punya keahlian gak sampai 40 persen,” kata di Gedung Sate, Bandung, Jumat, 26 Agustus 2016.

    Menurut Asman, 60 persen ASN  berkemampuan rendah itu berasal dari proses rekrutmen yang bermasalah. “Yang direkrut konconnya si ini , konconya si ini. Ini kan gak bener,” kata dia.

    Menurut Asman, pihaknya punya target membereskan 60 persen ASN tersebut dengan membekalinya dengan keahlian. “Arsipasi misalnya, kita butuh 200 ribu lebih. Secara nasional cuma 3 ribu lebih, gimana file diurus dengan baik,” kata dia.

    Asman menuturkan secara bertahap akan memberikan pendidikan pada 60 persen ASN yang hanya punya kemampuan administratif itu. Pendidikan dilaksanakan di lembaga  milik pemerintah yang tersebar di berbagai kementerian dan lembaga. “Kita godok di situ,” kata dia.

    Asman juga mengaku telah mendapat perintah Presiden Joko Widodo untuk membenahi lembaga pendidikan yang tersebar di sejumlah kementerian dan lembaga. “Ada gedung pendidikan cuma dipakai dua kali setahun, sementara maintenance dibayar terus. Ini gak efektif banget."

    Asman mengakui tidak mudah membenahi semua itu. Menurut dia perbaikan kualitas sumber daya manusia sebanyak 4,5 juta itu harus dilakukan dari dalam. "Itu mesin negara. Kalau mesin negara  efektif, jalan, masak gak maju sih,” kata Asman,

    Asman bakal membarengi kebijakan itu dengan mengetatkan penerimaan pegawai negeri. Dia mengaku tidak mau sembarangan menyetujui permohonan penambahan formasi pegawai negeri sipil baru. “Tahun 2016 saya ketatin betul, saya gak mau sembarang teken,” kata dia.

    Menurut Asman, soal rencana pemangkasan ASN yang sempat dilontarkan menteri sebelumnya, Yuddy Chrisnandi, belum diputuskan kelanjutannya. “Bukan batal atau tidak, artinya kita mau merekrut PNS yang berkemampuan tinggi agar tidak kalah dengan pegawai swasta,” kata dia.

    AHMAD FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.