Temuan Bungker Dekat Stasiun Bandung Kejutkan Pencinta Kereta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Musim Liburan, Jadwal Berangkat 100 persen di Stasiun Bandung

    Musim Liburan, Jadwal Berangkat 100 persen di Stasiun Bandung

    TEMPO.CO, Bandung - Temuan sepasang bungker oleh PT Kereta Api di dekat Stasiun Bandung baru-baru ini mengejutkan komunitas pecinta kereta api. Beberapa komunitas, seperti Edan Sepur Bandung, tergerak mencari data dan arsip soal bangunan bawah tanah tersebut.

    “Menurut kami, ini penemuan luar biasa,” kata anggota Edan Sepur Bandung, Abdullah Putra Gandara, Jumat, 26 Agustus 2016.

    Putra dan beberapa anggota komunitas pencinta kereta api sempat melihat keberadaan bungker tersebut. Pada salah satu bungker, terlihat sepasang ventilasi dan sebuah lorong pintu masuk. “Kami belum bisa masuk karena bagian dalamnya terisi air,” ucapnya.

    Menurut Abdullah, bungker di area stasiun kereta api merupakan bangunan bersejarah dan istimewa. Ia dan anggota komunitas pernah menyambangi bungker yang ada di Tanjung Priok, Jakarta Utara, serta di Stasiun Lawang Sewu, Semarang. “Bungker yang di Bandung lebih besar,” ujarnya.

    Kabarnya juga, bungker tersebut terhubung dengan bungker lain di sekitar Stasiun Bandung sisi selatan. “Pencarian datanya masih berjalan,” tuturnya.

    Sebelumnya diberitakan, PT Kereta Api Daerah Operasional II Bandung menemukan sepasang bungker. Bangunan yang diduga dari akhir abad ke-19 itu ditemukan saat dilakukan penataan lokasi bekas penggusuran rumah warga di lahan aset perusahaan beberapa waktu lalu. Dimensi sebuah bungker berukuran panjang 25 meter, lebar 6,2 meter, dan tinggi diperkirakan sekitar 4 meter.

    Kepala Hubungan Masyarakat PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi II Bandung Franoto Wibowo mengatakan kemungkinan bungker itu tersambung dengan sejumlah bungker yang sempat ditemukan sebelumnya di kompleks Stasiun Bandung serta bangunan kantor Daop II Bandung. Unit Heritage Daop II Bandung sedang meneliti riwayat keberadaan bungker tersebut.

    ANWAR SISWADI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.