Tanah Longsor di Solok Timbun Rumah, Empat Orang Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tanah longsor. thepoliticalcarnival.net

    Ilustrasi tanah longsor. thepoliticalcarnival.net

    TEMPO.CO, Padang - Empat warga Kabupaten Solok ditemukan meninggal, Kamis, 25 Agustus 2016. Mereka tertimbun material tanah longsor yang menimpa rumahnya di Dusun Rawang, Jorong Lubuk Selasih, Nagari Batang Baruih, Kecamatan Gunungtalang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

    Empat orang yang meninggal adalah Bakri, 50 tahun, Baidar (46), Nadia (7), dan Maiwa (4). "Mereka satu keluarga. Suami-istri dan dua orang anak," ujar Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Solok Soni Sondri.

    Longsor dipicu hujan lebat melanda kawasan tersebut sejak Selasa hingga Rabu kemarin. Pada Kamis dinihari sekitar pukul 02.00 WIB, longsor menimbun tiga rumah milik warga setempat.

    Kepala Kepolisian Resor Arosuka, Solok, Ajun Komisaris Besar Reh Ngenana, mengatakan ketinggian material longsor mencapai enam meter. Pencarian dilakukan menggunakan alat berat untuk menyingkirkan material longsor. Korban baru bisa dievakuasi sekitar pukul 09.00 WIB.

    "Korban langsung dibawa ke rumah sakit daerah Arosuka dan ke rumah duka," ujarnya saat dihubungi Tempo.

    Longsor juga menyebabkan seluruh badan jalan tertutup. Akibatnya mobilitas Solok-Kerinci, Jambi; dan sebaliknya terputus. Sehingga arus lalu lintas dialihkan ke beberapa jalur alternatif.

    Hingga saat ini, kata dia, jalur masih ditutup karena aliran air deras dari sungai yang berada sekitar lokasi. "Semoga pukul 21.00 WIB ini bisa diselesaikan dan jalan kembali kami buka," ujarnya.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.