Netty: Kekuatan Jiwa Raga Tentukan Kemajuan Bangsa

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Netty: Kekuatan Jiwa Raga Tentukan Kemajuan Bangsa

    Netty: Kekuatan Jiwa Raga Tentukan Kemajuan Bangsa

    INFO JABAR - Penggalan bait “Bangunlah Jiwanya Bangunlah Badannya Untuk Indonesia Raya” dalam lagu Indonesia Raya dinilai memiliki makna yang mendalam. Menurut Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat Netty Heryawan, penggalan lagu itu mengisyaratkan bahwa kemajuan sebuah bangsa ditentukan oleh kekuatan jiwa dan raga rakyatnya.

    “Gagasan itu sesuai dengan tema Sport Motivation yang kita usung hari ini,” ujar Netty di hadapan Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Jawa Barat Yuda, Ketua KONI seluruh provinsi di Indonesia, Ketua Masyarakat Penyandang Cacat Indonesia (MPCI) seluruh provinsi di Indonesia dan Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda seluruh provinsi di Indonesia dalam acara Seminar Internasional Keolahragaan, Rabu, 24 Agustus 2016.

    Jika berbicara mengenai olahraga, lanjut Netty, sebenarnya tidak hanya bersifat kompetitif dan prestasi saja. “Bahkan ada tujuh gerakan dasar yang dilakukan manusia dalam beraktifitas, seperti berjalan, berlari dan memanjat yang tidak dapat dipisahkan dan mampu membuat kita tetap sehat serta berinteraksi sosial,” kata Netty.

    Sementara itu, baik dalam konteks prestasi dan non prestasi, maupun kompetitif dan non kompetitif itu sendiri, olahraga senantiasa menjadi tema yang sangat penting dalam membangun berbagai aspek pada diri manusia. Seperti kerjasama, pertahanan, sportivitas, solidaritas dan pertahanan.

    Untuk itu, Netty berharap agar nantinya penyelenggaraan PON XIX dan Peparnas XV di Jabar tahun 2016 ini, dapat membangun social networking, identitas bangsa dan meningkatkan kualitas kesehatan individu serta lingkungan. Selain itu, diharapkan juga agar dapat memberikan dampak yang positif pada proses perbaikan mentalitas masyarakat Indonesia, khususnya Jabar.

    “Sehingga kekerasan terhadap perempuan dan anak, human trafficking, krisis ekonomi dan permasalahan sosial lainnya dapat kita selesaikan bersama-sama,” tutup Netty.

    Seminar Internasional Keolahragaan yang digagas oleh Panitia Besar (PB) PON Jabar ini diselenggarakan dalam rangka menyambut datangnya PON XIX dan Peparnas XV tahun 2016. Kegiatan tersebut diadakan selama 2 hari, yakni pada tanggal 23-24 Agustus 2016. Dosen Windesheim University Jeroen Koekoek dan Akademisi UPI Prof. Dr. H. Rusli Lutan juga terlihat menghadiri seminar ini. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.