Sidang Jessica Hari Ini Bahas Racun Sianida di Tubuh Mirna

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, 10 Agustus 2016. Sidang ini beragenda mendengarkan keterangan saksi ahli dari Digital Forensik Mabes Polri yang menjelaskan perihal rekaman CCTV di Cafe Olivier. TEMPO/Eko siswono Toyudho

    Ekspresi terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, 10 Agustus 2016. Sidang ini beragenda mendengarkan keterangan saksi ahli dari Digital Forensik Mabes Polri yang menjelaskan perihal rekaman CCTV di Cafe Olivier. TEMPO/Eko siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengadilan Negeri Jakarta Pusat kembali menggelar sidang lanjutan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso. "Hari ini kami mendatangkan dua saksi ahli," ucap jaksa penuntut umum Ardito Muwardi saat memulai persidangan, Kamis, 25 Agustus 2016.

    Ardito mengatakan saksi ahli yang didatangkan adalah ahli toksikologi forensik bernama I Made dan ahli hukum pidana, Edward. Mereka diminta menjelaskan beberapa hal yang berkaitan dengan kasus Jessica, mulai soal racun yang masuk tubuh Mirna hingga persoalan hukum dalam kasus ini yang dapat menjerat Jessica.

    Ahli toksikologi menjelaskan ilmu racun yang berkaitan dengan perkara hukum pidana. Dia berujar, sianida dapat merusak organ tubuh Mirna. "Lambung korban mengalami korosit karena terkena sianida," ucap I Made dalam persidangan.

    Dia menjelaskan beberapa hal teknis tentang racun tersebut. Menurut dia, sianida berdampak pada kekurangan oksigen mendadak. Reaksi awal akan terjadi pusing, lalu kejang. "Napas terengah-engah karena kekurangan oksigen," tuturnya.

    Sedangkan ahli hukum pidana nanti akan menjelaskan beberapa hal terkait dengan tindakan pidana yang diduga dilakukan Jessica dan membahas norma hukum, termasuk pasal apa saja yang bisa menjerat Jessica.

    Ardito sebelumnya juga mendatangkan saksi ahli psikiatri yang sempat memeriksa Jessica, Natalia. Dia menerangkan, Jessica sempat tiga kali melakukan percobaan bunuh diri. Jessica juga memiliki banyak masalah di Australia. Hal ini yang menyebabkan Jessica pulang ke Indonesia.

    AVIT HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.