Ban Jet Tempur Sukhoi Pecah Saat Mendarat di Makassar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Su-27 Flanker merupakan salah satu pesawat tempur paling terkenal di dunia. Pesawat ini mampu melakukan manuver Pugacev Cobra yang memukau dan mematikan. Dirancang oleh biro Sukhoi pada 20 Mei 1977, pesawat ini diciptakan untuk merebut superioritas di udara. Su-27 juga digunakan oleh TNI AU dan sejumlah negara di dunia, Su-27 memiliki beragam varian jenis pesawat. Penempur berat ini diklaim memiliki tingkat akurasi tinggi ketika menembakan senjata, kecepatan terbang Su-27 mencapai 2 mach dengan ketinggian terbang mencapai 18 km. en.wikipedia.org

    Su-27 Flanker merupakan salah satu pesawat tempur paling terkenal di dunia. Pesawat ini mampu melakukan manuver Pugacev Cobra yang memukau dan mematikan. Dirancang oleh biro Sukhoi pada 20 Mei 1977, pesawat ini diciptakan untuk merebut superioritas di udara. Su-27 juga digunakan oleh TNI AU dan sejumlah negara di dunia, Su-27 memiliki beragam varian jenis pesawat. Penempur berat ini diklaim memiliki tingkat akurasi tinggi ketika menembakan senjata, kecepatan terbang Su-27 mencapai 2 mach dengan ketinggian terbang mencapai 18 km. en.wikipedia.org

    TEMPO.COMakassar - Panglima Komando Operasi II Marsekal Muda TNI Dody Trisunu menyatakan pesawat tempur Sukhoi mengalami pecah ban setelah mendarat di landasan Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. "Bannya bermasalah dan ketahuan saat mendarat," kata Dody saat dihubungi, Rabu, 24 Agustus 2016.

    Menurut Dody, awak pesawat mengetahui kondisi ban pesawat saat tengah berjalan setelah landing. Badan pesawat bergoyang akibat ban tidak berfungsi.

    Dody menyatakan latihan terpaksa dihentikan untuk memperbaiki kerusakan. Dia mengatakan ban yang kempis itu segera diganti di tengah-tengah landasan pacu. "Kerusakan begitu biasa terjadi, kok. Itu hanya butuh 30 menit sudah diatasi," ujarnya.

    Dody tidak mengetahui secara persis penyebab ban Sukhoi kempis. Dia memastikan insiden itu tidak menimbulkan korban jiwa. "Ini kerusakan teknis biasa," tuturnya.

    Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Sultan Hasanuddin Marsekal Pertama Nanang Santoso belum mengkonfirmasi insiden pesawat Sukhoi itu. Ia tak merespons saat dihubungi via telepon seluler. Pesan pendek yang dilayangkan Tempo juga tak direspons.

    ABUL RAHMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.