TNI AD Targetkan Bangun Infrastruktur 95 Desa Tahun Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Letnan Jenderal TNI Mulyono mengikuti acara pelantikan yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, 15 Juli 2015. ANTARA FOTO

    Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Letnan Jenderal TNI Mulyono mengikuti acara pelantikan yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, 15 Juli 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Mulyono menargetkan TNI AD mampu membangun infrastruktur di 95 desa seluruh Indonesia pada tahun ini. Pembangunan dilaksanakan bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-97.

    “(Program ini) untuk membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Mulyono di Balai Samudra, Jakarta, Rabu, 24 Agustus 2016.

    TNI bersama Kementerian Perhubungan berencana membangun infrastruktur untuk 95 desa di 74 kecamatan pada 61 kabupaten. Menurut Mulyono, pembangunan diprioritaskan pada daerah perbatasan, kumuh, dan terpencil. Program ini, kata dia, diselenggarakan TNI dua kali dalam setahun.

    Mulyono menuturkan anggaran program TMMD sudah terintegrasi dengan anggaran pendapatan dan belanja daerah. Daerah pun, ujar dia, bisa mengusulkan apabila di wilayahnya membutuhkan program TMMD.

    Menurut Mulyono, ada survei terlebih dahulu sebelum pembangunan dilakukan. Perencanaan program dilakukan selama enam bulan. Namun, pada pelaksanaanya hanya 30 hari.

    Mulyono berujar salah satu pembangunan infrastruktur yang akan dilakukan yaitu pembukaan akses jalan. Sebab, kata dia, pembangunan jalan penting untuk membuka jalur ekonomi di daerah terpencil. Ia menargetkan dalam 30 hari program TMMD ke-97 ini serentak selesai di 95 desa.

    Ketua Komite Kebijakan Publik Kementerian Perhubungan Marsetio menyatakan siap mendukung program TMMD. Pihaknya akan mengerahkan 61 kepala dinas perhubungan di daerah agar bekerja sama dengan TNI dan masyarakat melaksanakan program tersebut.

    Kementerian Perhubungan, menurut Marsetio, juga  menyiapkan transportasi yang memadai untuk mendukung program tersebut di wilayah yang sulit dijangkau. “Kami bantu secara penuh,” ujarnya.

    DANANG FIRMANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.