Ridwan Kamil Bakal Bikin Aquatic Centre Multifungsi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Bandung, Ridwan Kamil berpose dengan sepedanya di ruang kerja, Balaikota Bandung, Jawa Barat, 12 April 2016. Dengan bersepeda suka mendapatkan ide-ide atau solusi untuk mengiringi kejernihan pikiran. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Walikota Bandung, Ridwan Kamil berpose dengan sepedanya di ruang kerja, Balaikota Bandung, Jawa Barat, 12 April 2016. Dengan bersepeda suka mendapatkan ide-ide atau solusi untuk mengiringi kejernihan pikiran. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.COBandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bakal membangun beberapa arena olahraga baru yang nantinya melengkapi kompleks olahraga yang terletak tepat di samping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Gedebage. 

    "Kami berencana menyiapkan fasilitas olahraga, seperti lapangan atletik, tenis, dan akuatik," kata Ridwan Kamil di Pendapa Kota Bandung di Jalan Dalemkaum, Rabu, 24 Agustus 2016. 

    Untuk sarana olahraga akuatik yang luasnya mencapai 3 hektare, Ridwan Kamil akan membuatnya dengan teknologi khusus. "Nanti aquatic centre bisa multifungsi buat ballroom kalau tidak dipakai berenang. Ini cara baru, teknologi baru," ujarnya.

    Meski demikian, pembangunan aquatic centre tersebut terkendala anggaran lantaran biayanya diprediksi sangat mahal. Untuk itu, pria yang akrab disapa Emil ini berencana menggandeng pihak swasta dalam proses pembangunannya menggunakan sistem kerja sama public private partnership.

    Dalam rencana kerja sama itu, Pemerintah Kota Bandung akan melunasi bangunan aquatic centre tersebut dengan cara mencicil selama kurun waktu yang disepakati kedua belah pihak. "Kita akan cari pembiayaan dari swasta yang bisa mengelola dengan konsep public private partnership atau kerja sama pemerintah badan usaha," dia menjelaskan.

    Mudah-mudahan, Ridwan Kamil melanjutkan, dalam empat minggu ke depan, proposal pembangunan aquatic centre yang diprioritaskan terlebih dulu bisa selesai. "Kalau sudah ada proposalnya, kami akan langsung cari investor," tuturnya.

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.