Wakil Ketua DPR: Jabatan Ruhut Selain Jubir Demokrat Tetap

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Komisi III DPR fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul memberikan keterangan terkait penonaktifan dirinya dari jabatan koordinator juru bicara Partai Demokrat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 22 Agustus 2016. Setelah dinonaktifkan dari jubir partai, Ruhut ditugaskan menjadi Koordinator bidang Polhukam. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Anggota Komisi III DPR fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul memberikan keterangan terkait penonaktifan dirinya dari jabatan koordinator juru bicara Partai Demokrat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 22 Agustus 2016. Setelah dinonaktifkan dari jubir partai, Ruhut ditugaskan menjadi Koordinator bidang Polhukam. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Agus Hermanto mengatakan Ruhut Sitompul hanya dinonaktifkan sebagai koordinator juru bicara Partai Demokrat. "Tidak ada pemecatan," ucap kader Partai Demokrat ini di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 24 Agustus 2016.

    Agus mengatakan jabatan yang melekat pada Ruhut, selain koordinator juru bicara Partai Demokrat, tetap. Ruhut tetap menjalankan tugasnya sebagai salah satu ketua departemen di Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat dan bertugas di Komisi III DPR.

    Baca: Penyebab Ruhut Dicopot, dari Soal Ahok sampai HAM Monyet

    Sebelum dinonaktifkan sebagai juru bicara partai, beberapa hari sebelumnya, Ruhut menyampaikan dukungannya kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam pemilihan kepala daerah DKI 2017. Padahal Demokrat belum memberikan dukungan kepada pasangan mana pun sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI. Diduga, karena hal itu, Ruhut dinonaktifkan.

    "Sebagai kader, seharusnya kita menunggu, dan pendapat Ruhut itu memang dari pribadi," ujar Agus. Namun, tutur dia, karena Ruhut dikenal sebagai juru bicara Partai Demokrat, apa yang dikatakannya masuk ke area masyarakat luas.

    Baca: Ruhut Sitompul Dicopot, SBY Minta Demokrat Tak Masuk Angin  

    Terkait dengan kemungkinan jabatan sebagai juru bicara Partai Demokrat dikembalikan lagi kepada Ruhut, Agus menuturkan hal itu tergantung partai. "Sampai saat ini, keputusan partai masih menonaktifkan Ruhut," ujarnya.

    Dalam pilkada DKI, Partai Demokrat belum menentukan calon yang akan didukung. Saat ini Demokrat masih dalam tahap sidang majelis tinggi. "Kita tunggu saja," kata Agus.

    ODELIA SINAGA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.