WNI Pergi Haji Via Filipina, Kementerian Agama Cari Pemilik Biro Perjalanan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kementerian Agama menjelaskan tindaklanjut pemerintah terhadap 177 WNI yang menjadi jemaah haji ilegal, di kantor Kemenag RI, Pejambon, Jakarta Pusat, 23 Agustus 2016. TEMPO/Yohanes Paskalis

    Kementerian Agama menjelaskan tindaklanjut pemerintah terhadap 177 WNI yang menjadi jemaah haji ilegal, di kantor Kemenag RI, Pejambon, Jakarta Pusat, 23 Agustus 2016. TEMPO/Yohanes Paskalis

    TEMPO.CO, Makassar - Kepala Kementerian Agama Sulawesi Selatan Abdul Wahid Tahir menyatakan akan memanggil dua pengelola biro perjalanan yang diduga memberangkatkan warga negara Indonesia pergi haji melalui Filipina.

    "Saat ini kami masih berupaya mencari mereka di daerah," kata Wahid kepada Tempo, Rabu, 24 Agustus 2016.

    Dua biro perjalanan yang telah diidentifikasi adalah Shafwah Tour and Travel dan PT Aulad Amin Tour. Kantor keduanya yang berada di Makassar hingga hari ini masih tertutup rapat.

    Keduanya diketahui membawa warga asal Kabupaten Bone, Wajo, dan Maros. 

    ADVERTISEMENT

    Wahid menuturkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Agama di beberapa kabupaten. Mereka diperintahkan mencari pemilik biro perjalanan tersebut. 

    "Kami identifikasi dulu secara jelas, baru dikumpulkan di Makassar," ucapnya.

    Di kantor Shafwah Tour, yang beralamat di Jalan Perintis Kemerdekaan, tercantum nomor ponsel. Saat dihubungi, nomor tersebut aktif tapi tidak diangkat. Pesan pendek yang dikirim Tempo juga tidak dibalas.

    ABDUL RAHMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.