Hampir Setiap Hari Gempa Mengguncang Sumba  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengukuran amplitudo maksimal (amak) pada alat seismograf / ilustrasi kekuatan gempa. ANTARA FOTO

    Pengukuran amplitudo maksimal (amak) pada alat seismograf / ilustrasi kekuatan gempa. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Kupang - Gempa bumi melanda Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), hampir setiap hari dalam beberapa hari terakhir ini. Gempa terbaru berkekuatan 3,6 skala Richter (SR) terjadi pada Minggu malam, 21 Agustus 2016, sekitar pukul 21.51 Wita.

    "Tektonik lempeng selatan Sumba memang aktif," kata Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Kupang, Sumawan, kepada Tempo, Senin, 22 Agustus 2016.

    Gempa tersebut berlokasi di 9,66 derajat lintang selatan dan 119,92 derajat bujur timur. Gempa berkekuatan 3,6 SR terjadi di kedalaman 28 kilometer. Pusat gempa terletak sekitar 31 kilometer tenggara Kabupaten Sumba Tengah.

    Sebelumnya gempa dengan kekuatan 2 hingga 5 SR melanda Pulau Sumba, namun hingga saat ini belum ada laporan soal kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.

    Pada Ahad-Senin, 14-15 Agustus 2016, Sumba diguncang gempa sebanyak tiga kali. Masing-masing gempa berkekuatan 4,1 SR, 2,7 SR, dan 4,0 SR. Sumawan mengatakan gempa 4,1 SR terjadi pada Ahad pukul 05.41 Wita.

    Gempa itu berlokasi di 9,72 lintang selatan dan 118,95 bujur timur atau 29 kilometer barat daya Kabupaten Sumba Barat Daya dengan kedalaman 10 kilometer. "Gempa itu dirasakan II SIG di Sumba Barat," ucapnya.

    Gempa berikutnya berkekuatan 2,7 SR terjadi pada Ahad pukul 22.53 Wita di lokasi 68 lintang selatan dan 119,96 bujur timur atau 36 kilometer tenggara Kabupaten Sumba Tengah dengan kedalaman 24 kilometer.

    Gempa terakhir berkekuatan 4,0 SR terjadi pada Senin pukul 00.03 Wita di lokasi 9,16 lintang selatan dan 118,91 bujur timur atau 49 km barat laut Sumba Barat Daya dengan kedalaman 31 kilometer. Belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut.

    Sedangkan pada Sabtu dinihari, 13 Agustus 2016, aktivitas subduksi atau penunjaman lempeng Indo-Australia ke lempeng Eurasia menyebabkan gempa di Pulau Sumba yang bersumber di daratan. Gempa tersebut berkekuatan magnitudo 5,3 dari kedalaman 55 kilometer.

    YOHANES SEO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.