Benda Sejarah Ini Ditemukan di Warung Pecel

Reporter

Editor

Raihul Fadjri

Lingga dan Yoni yang menggambarkan alat kelamin pria dan wanita. Lingga dan Yoni itu terdapat di Candi Sukuh Karanganyar, Jawa Tengah, 1 Januari 2015. Candi Sukuh dipenuhi dengan oranamen ukiran patung yang erotis. Tempo/Ahmad Rafiq.

TEMPO.COYogyakarta - Benda berbentuk Yoni yang diduga sisa peninggalan abad 8 ditemukan di Jalan Raya Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang, Semarang, Jawa Tengah. Benda itu ditemukan dalam posisi tergeletak terbalik di tepi jalan dan digunakan untuk meja pedagang pecel.

"Benda itu dibawa sekitar tujuh tahunan lalu, diambil suami saya dan ditaruh di dekat rumah,” kata Kismirah, pedagang pecel di Jalan Sendangmulyo Raya, Ahad, 21 Agustus 2016.

Menurut Kismirah, dia tak tahu benda yang mirip batu nisan itu merupakan Yoni. “Kami kira itu nisan makam Cina,” ujar Kismirah. Yoni setinggi 65 sentimeter dan lebar 80 sentimeter itu ditemukan suami Kismirah dalam posisi terpendam di dalam tanah di dekat jalan tol di Kelurahan Tandang.

Yoni tersebut diketahui Balai Peninggalan Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah berdasarkan laporan warga dan pemerhati benda cagar budaya di blog pribadi dengan judul “Yoni Gado-gado Milik Pencinta Sejarah”. “Saat dilakukan pengecekan bersama pihak Kelurahan Sendangmulyo, diketahui ternyata itu merupakan peninggalan abad 8-11 Masehi,” tutur Ngatno, petugas BPCB Jawa Tengah setelah mengecek Yoni itu.

Menurut dia, berdasarkan struktur batu, Yoni di Sendangmulyo hampir sama dengan yang banyak ditemukan di Kedungsongo, Kabupaten Semarang. Itulah yang menjadi alasan kuat dia menyimpulkan benda tersebut peninggalan abad 8-11 Masehi. “Saya pastikan benda itu merupakan Yoni yang punya nilai sejarah tinggi,” ucapnya.

Ngatno mengatakan kondisi Yoni masih utuh dengan sedikit kerusakan. “Hanya posisinya dibalik dan bagian bawah disemen melekat dengan lantai tempat jualan pecal dan bolang-baling,” kata Ngatno. Dia menyayangkan bagian Lingga yang jadi pasangan Yoni tak ditemukan. Diperkirakan Lingga hilang karena bentuknya relatif kecil dan terpisah dari Yoni. “Biasanya di lokasi aslinya akan ada beberapa benda serupa.”

BPCB Jawa Tengah akan terus mengkaji penemuan Yoni itu. Lembaga tersebut juga akan mempertimbangkan pemindahan Yoni ke tempat penemuannya atau diletakkan di museum. “Soal lokasi temuan awal masih butuh penelitian,” ujarnya. Menurut dia, penemuan Yoni itu menambah khazanah sejarah yang berkaitan dengan Semarang. “Khususnya bukti-bukti baru sejarah Hindu yang biasanya ditemukan di dataran tinggi.”

EDI FAISOL






Yogyakarta Klasterisasi Kawasan Cagar Budaya, Dibuatkan Festival untuk Wisata Minat Khusus

2 hari lalu

Yogyakarta Klasterisasi Kawasan Cagar Budaya, Dibuatkan Festival untuk Wisata Minat Khusus

Magnet kunjungan wisata ke Kota Yogyakarta, selama ini salah satunya dilatari rasa klangenan terhadap melimpahnya kawasan cagar budayanya.


Wisata Sejarah ke Bengkulu, Kunjungi Rumah Pengasingan Soekarno dan Benteng Inggris

2 hari lalu

Wisata Sejarah ke Bengkulu, Kunjungi Rumah Pengasingan Soekarno dan Benteng Inggris

Bengkulu memiliki banyak bangunan bersejarah yang dapat dikunjungi untuk destinasi wisata.


Tim Ahli Cagar Budaya Teliti 107 Objek dan Tempat Bersejarah di Kabupaten Bekasi

14 hari lalu

Tim Ahli Cagar Budaya Teliti 107 Objek dan Tempat Bersejarah di Kabupaten Bekasi

Hingga akhir tahun ini, penelitian dilakukan terhadap 50 objek dan tempat bersejarah di Kabupaten Bekasi secara marathon.


Rel Trem Ditemukan di Lokasi Proyek MRT Jakarta, Arkeolog Rekomendasikan Pengangkatan dan Pemindahan

19 hari lalu

Rel Trem Ditemukan di Lokasi Proyek MRT Jakarta, Arkeolog Rekomendasikan Pengangkatan dan Pemindahan

Rel trem peninggalan zaman kolonial Belanda ditemukan di proyek Mass Rapid Transit atau MRT Jakarta Fase 2 CP202 di Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat.


MRT Jakarta Selamatkan Temuan Rel Trem Era Lama di Proyek Konstruksi CP202

25 hari lalu

MRT Jakarta Selamatkan Temuan Rel Trem Era Lama di Proyek Konstruksi CP202

MRT Jakarta memastikan rel trem yang ditemukan di area konstruksi CP202 akan direlokasi dengan baik agar kondisinya tetap terjaga.


Terbitkan IMB Halte Transjakarta Bundaran HI, Dinas PTSP DKI: Siap Evaluasi

35 hari lalu

Terbitkan IMB Halte Transjakarta Bundaran HI, Dinas PTSP DKI: Siap Evaluasi

Pembangunan halte Transjakarta Bundaran Hotel Indonesia (HI) dikritik sejarawan JJ Rizal karena dianggap melanggar Objek Diduga Cagar Budaya.


4 Situs Bersejarah Ini Jadi Calon Cagar Budaya Baru di Batam

40 hari lalu

4 Situs Bersejarah Ini Jadi Calon Cagar Budaya Baru di Batam

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata mengatakan penetapan Cagar Budaya ini akan menjadi tonggak sejarah di Kota Batam.


Anies Resmikan Halte Transjakarta Bundaran HI Meski Belum Rampung Direvitalisasi

52 hari lalu

Anies Resmikan Halte Transjakarta Bundaran HI Meski Belum Rampung Direvitalisasi

Halte Transjakarta Bundaran HI sempat tergenang air dan atapnya bocor sesaat sebelum diresmikan Anies Baswedan


Anies Baswedan: Revitalisasi Halte Bundaran HI Tak Langgar Prosedur

55 hari lalu

Anies Baswedan: Revitalisasi Halte Bundaran HI Tak Langgar Prosedur

Gubernur DKI Anies Baswedan menyatakan revitalisasi Halte Bundaran HI tidak melanggar prosedur. Ia menjamin surat administrasi sudah lengkap semua.


Transjakarta Klaim Keluarga Henk Ngantung Apresiasi Halte Bundaran HI

55 hari lalu

Transjakarta Klaim Keluarga Henk Ngantung Apresiasi Halte Bundaran HI

PT Transjakarta menyebut sudah minta izin ke keluarga Gubernur Ke-5 DKI dan perancang Patung Selamat Datang, Henk Ngantung