Yayasan Achmad Bakrie Gelar Penghargaan XIV Malam Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia dari 1978 sampai 1983 dalam Kabinet Pembangunan III Daoed Joesoef, diberi gelar 'Pemikir Sosial' dalam Penghargaan Ahmad Bakrie 2010.

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia dari 1978 sampai 1983 dalam Kabinet Pembangunan III Daoed Joesoef, diberi gelar 'Pemikir Sosial' dalam Penghargaan Ahmad Bakrie 2010. "Mengikuti hati nurani sendiri," adalah alasan penolakan Daoed tersebut. DOK/TEMPO/ Novi Kartika

    TEMPO.CO, Jakarta - Yayasan Achmad Bakrie menyelenggarakan acara Penghargaan Achmad Bakrie XIV malam ini, Sabtu, 20 Agustus 2016. Penghargaan ini adalah wujud apresiasi kepada tokoh-tokoh ilmuwan dan periset nasional atas pencapaiannya membangun kehidupan intelektual di Indonesia dan menginspirasi masyarakat.

    Dalam penyelenggaraan penghargaan kali ini, Yayasan Achmad Bakrie bekerja sama dengan Freedom Institute dan Viva Group. Malam penghargaan ini diadakan di XXI Ballroom Djakarta Theatre pada pukul 19.00.

    Lima nama, yang akan diumumkan memenangi penghargaan ini, berasal dari berbagai bidang. Mereka adalah Mona Lohanda di kategori pemikiran sosial, Danny Hilman Natawidjaja pada kategori sains, dan Afrizal Malna di kategori kesusastraan,

    Lalu Lembaga Biologi Molekuker Eijkman di kategori kedokteran atau kesehatan, serta Rino R. Mukti di kategori ilmuwan atau peneliti muda.

    Para pemenang dipilih dewan juri yang dirahasiakan identitasnya, namun berlatar belakang institusi perguruan tinggi, lembaga-lembaga penelitian, asosiasi dan komunitas profesi, kalangan jurnalis, serta lembaga non-pemerintah lainnya.

    Acara ini akan dimeriahkan para artis dan musikus, seperti Once Mekel, Bunga Citra Lestari, The Dance Company, Pengantar Minum Racun, dan Septian Dwi Cahyo.

    Acara ini diharapkan menjadi sarana untuk memberikan apresiasi terhadap orang-orang yang berkontribusi pada bangsa dan negara. Penghargaan ini juga diharapkan bisa membuat para tokoh berdedikasi ini dikenal khalayak luas sehingga bisa menjadi contoh bagi bangsa Indonesia.

    DIKO OKTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.