Kapolri Tito Akan Resmikan Polda Sulawesi Barat Pekan Depan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komjen Pol Tito Karnavian saat diambil sumpah oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, 13 Juli 2016.  Dalam pidatonya, Presiden Jokowi diminta melakukan reformasi di tubuh Polri. Tempo/Aditia Noviansyah

    Komjen Pol Tito Karnavian saat diambil sumpah oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, 13 Juli 2016. Dalam pidatonya, Presiden Jokowi diminta melakukan reformasi di tubuh Polri. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal M. Tito Karnavian mengatakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah menyetujui pembentukan Kepolisian Daerah Sulawesi Barat. Saat ini Polda Sulawesi Barat masih bergabung di dalam Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat.

    "Polda Sulawesi Barat rencananya hari Senin akan saya resmikan di sana," kata Tito di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 19 Agustus 2016.

    Kementerian PAN juga menyetujui peningkatan polda di perbatasan seperti Kalimantan Barat menjadi tipe A bintang II. Lalu Sulawesi Utara juga menjadi bintang dua.

    Kemarin para pejabat di Polda itu juga dinaikkan pangkatnya oleh Tito, yakni Kapolda Kalimantan Barat Brigadir Jenderal Musyafak naik pangkat menjadi Inspektur Jenderal. Wakil Kapolda Kalimantan Barat Komisaris Besar Joko Irianto naik pangkat jadi Brigadir Jenderal.

    Kapolda Sulawesi Utara Brigadir Jenderal Wilmar Marpaung menjadi Inspektur Jenderal serta Wakil Kapolda Sulawesi Utara Komisaris Besar Sutrisno Yudi Hermawan menjadi Brigadir Jenderal.

    "Hari Senin juga Wakapolri (Komisaris Jenderal Budi Gunawan) akan ke Manado dan Irwasum ke Pontianak meresmikannya," ucap Tito. Polri juga mengusulkan kenaikan tipologi tiga polda, yaitu Polda Kepulauan Riau, Polda Lampung, dan Polda Riau. "Ada juga beberapa polres yang naik tipologinya."

    Tito ingin ada reformasi birokrasi di kepolisian, begitu pula dengan zona integritas. Dia berharap dukungan dari Kementerian PAN mendukung Polri agar bisa lebih baik terutama dalam menjalankan tugas pelindung pengayom dan pelayan masyarakat. "Kultur kita bisa berubah di Polri sehingga bisa lebih dicintai masyarakat," katanya.

    REZKI ALVIONITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.