Meski Kini Stateless, Arcandra Diminta Tak ke Amerika Lagi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri ESDM Archandra Tahar. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Menteri ESDM Archandra Tahar. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Padang - Presiden Joko Widodo sudah memberhentikan Arcandra Tahar sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sejak Senin, 15 Agustus 2016. Namun aksi pemberhentian Arcandra ternyata memicu reaksi simpatik dari berbagai penjuru Indonesia.

    Sejumlah guru Arcandra di Kota Padang, Sumatera Barat, minta anak didiknya tak pulang kembali ke Amerika dan justru menetap di Indonesia.

    Elyanis, mantan guru kimia SMA 2 Padang yang pernah mengajar Arcandra, mengaku kaget atas permasalahan yang dialami anak didiknya itu. Namun ia berharap Arcandra ikhlas dan tetap sabar menghadapinya.

    "Saya sempat kecewa dan sedih. Kebanggaan kami diperlakukan seperti ini oleh petinggi negara," ujarnya saat dihubungi Tempo, Rabu, 17 Agustus 2016.

    Setelah pemberhentian ini, Elyani berharap Arcandra tetap berada di Indonesia. Sebab, dia sosok yang cerdas dan punya keahlian di bidang energi.

    Kata dia, Indonesia harus memanfaatkan kecerdasannya itu dan tidak membiarkan ilmu Arcandra dipakai untuk kemajuan negara lain.

    Sofdanita, guru Arcandra saat di SMP 13 Padang, juga berharap anak didiknya itu tetap berada di Tanah Air agar bisa ikut membangun Indonesia. Sofdanita menilai Arcandra sosok yang cerdas. "Dia itu aset negara," ujarnya.

    Sofdanita menyayangkan permasalahan dwikewarganegaraan Arcandra baru muncul sekarang.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.