HUT RI, Risma Pakai Sepatu Eks Lokalisasi Dolly

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meninjau Taman Gantung usai diresmikan di gedung Siola Jalan Tunjungan Surabaya, 26 Juli 2016. TEMPO/MOHAMMAD SYARRAFAH

    Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meninjau Taman Gantung usai diresmikan di gedung Siola Jalan Tunjungan Surabaya, 26 Juli 2016. TEMPO/MOHAMMAD SYARRAFAH

    TEMPO.CO, Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ternyata memesan khusus sepatu eks lokalisasi Dolly menjelang upacara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71, Rabu, 17 Agustus 2016. Walhasil, pada saat menjadi inspektur upacara, Risma memakai sepatu eks lokalisasi Dolly yang sudah diresmikan sejak tahun lalu. “Ini yang saya pakai upacara sekarang sepatu Dolly,” kata Risma kepada wartawan di Balai Kota Surabaya seusai upacara.

    Baca: Pilkada DKI, Risma Doakan Jakarta Dapat Pemimpin Terbaik

    Risma menuturkan sepatu produksi unit menengah kecil eks lokalisasi Dolly itu enak dipakai dan sangat cocok dengan kaki Risma. Bahkan, ia memastikan sudah mengoleksi sebanyak lima pasang sepatu eks lokalisasi Dolly yang terdiri dari dua pasang sepatu warna putih dan tiga sisanya warga hitam. “Sepatu yang saya pakai ini saya pesan lusa kemarin,” tuturnya.

    Sepatu eks lokalisasi Dolly itu biasanya dipakai pada saat upacara maupun acara penting lainnya. Sepatu itu sangat nyaman dipakai apabila berdiri lama, karena tidak membuat sakit di kaki Risma. “Bayangin, kalau berdiri lama seperti itu tadi (pada saat upacara) sangat capek. Kalau sepatunya tidak nyaman, bisa jatuh saya tadi,” kata dia.

    Baca: 6 Parpol di Surabaya Minta Risma Tak Ikut Pilkada DKI Jakarta

    Selain itu, Risma mengaku kerap memakai sepatu buatan eks lokalisasi Dolly itu saat ada kunjungan kepala daerah. Pada saat itu, sepatu eks lokalisasi Dolly itu biasanya juga dipamerkan kepada kepala daerah yang berkunjung itu. “Sudah banyak yang pakai produk eks Dolly ini. Di Pemkot (Pemerintah Kota Surabaya) saja banyak yang pakai,” ujarnya.

    Walhasil, usaha promosinya itu membuat heran dan kagum kepala daerah lainnya. Sebab, penutupan lokalisasi itu identik dengan penggusuran bangunan. Namun, di Surabaya berhasil mengembangkan UKM dengan tidak menggusur bangunannya itu. “Memang di Dolly ada beberapa gedung yang dirobohkan, karena akan dijadikan lapangan sepak bola yang diminta anak-anak di sana,” kata dia.

    Baca: Ahok Klaim Sudah Dapat Restu Megawati di Pilkada Jakarta

    Pada saat menjadi inspektur upacara hari kemerdekaan di Balai Kota Surabaya, Risma memakai baju, rok, dan kerudung serba putih yang biasanya disebut PDU (pakaian dinas upacara). Bahkan, sepatunya pun berwarna putih yang merupakan produk asli eks lokalisasi Dolly.

    MOHAMMAD SYARRAFAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.