ABK Kabur dari Penyanderaan Abu Sayyaf, Istri Sujud Syukur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal TB Charles. live.gdeltproject.org

    Kapal TB Charles. live.gdeltproject.org

    TEMPO.CO, Makassar - Keluarga Muhammad Sofyan, anak buah kapal TB Charles, mengaku gembira atas kabar yang menyebutkan Sofyan berhasil kabur dari penyandera kelompok Abu Sayyaf. "Saya gembira dan langsung bersujud syukur," ucap istri Sofyan, Sri Dewi, 21 tahun, kepada Tempo, Rabu, 17 Agustus 2016.

    Sri mengaku mendapatkan kabar baik itu dari media hari ini. Dia mengaku tak henti-hentinya mengucapkan syukur bila suaminya berhasil luput dari kelompok penyandera.

    Sri merupakan warga Desa Bontomanai, Kecamatan Mangarabbang, Kabupaten Takalar, atau sekitar 40 kilometer dari Kota Makassar. Ibu satu anak itu mengaku merasa takjub dan tidak percaya dengan kabar yang didengarnya. "Saya begitu kaget setelah mendapat kabar itu," ujarnya.

    Dia mengatakan, Sofyan, 27 tahun, baru setahun menjadi pelaut. Alumnus Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran dan Akademi Pelayaran Barombong, Makassar, itu tak langsung melaut seusia lulus sekolah.

    Sri menuturkan, dua tahun seusai lulus, baru Sofyan ke Kalimantan Timur. Di tempat ini, Sofyan bergabung dengan TB Charles. "Kami tidak pernah berkomunikasi sampai akhirnya kabar penyanderaan itu tiba," ucap Sri.

    Dia berharap suaminya yang sudah hampir dua bulan disandera itu segera kembali ke Tanah Air. "Kasihan kondisinya. Kami selalu berdoa agar dia pulang dengan selamat," ujar Sri.

    Sebelumnya dikabarkan, Sofyan berhasil kabur dari kelompok Abu Sayyaf. Direktur Jenderal Perlindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri Muhammad Iqbal membenarkan informasi itu. Sofyan kini ditangani kepolisian Sulu, Filipina. Kementerian Luar Negeri Indonesia pun mengirim tim melalui Kedutaan Besar RI di Manila dan Konsulat Jenderal RI di Davao.

    Sofyan ditemukan penduduk yang tinggal di wilayah pantai Barangay Bual, Kota Luuk, pukul 07.30 tadi. Sofyan mengaku melarikan diri setelah Abu Sayyaf mengancam akan memenggal lehernya.

    Sofyan merupakan satu dari tujuh awak kapal Charles 001 yang disandera sejak 21 Juni lalu. Perkembangan sandera selama ini dipantau pemerintah melalui komunikasi yang dilakukan para penculik dengan keluarga para sandera dan perusahaan pemilik kapal Charles, yakni PT Rusianto Bersaudara, dari Samarinda, Kalimantan Timur.

    ABDUL RAHMAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.