Bendera Merah Putih Raksasa Dikibarkan di Lembah Harau  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengibaran bendera merah putih 50 x 30 meter di Lembah Harau, Sumatera Barat, 17 Agustus 2016. Foto: Komuntas Merah Putih

    Pengibaran bendera merah putih 50 x 30 meter di Lembah Harau, Sumatera Barat, 17 Agustus 2016. Foto: Komuntas Merah Putih

    TEMPO.CO, Padang - Komunitas Merah Putih Lembah Harau memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-71 dengan mengibarkan bendera Merah Putih berukuran raksasa, Rabu, 17 Agustus 2016. Bendera dengan ukuran 50 x 33,3 meter itu dikibarkan di tebing setinggi 300 meter di kawasan Lembah Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

    Koordinator kegiatan, Fetro Yance, mengatakan bendera itu dijahit selama 15 hari. Pada 15 Agustus 2016, 17 pemanjat tebing mulai memasang bendera itu di tebing.

    "Proses pengibarannya kami mulai sejak pagi tadi. Sekitar pukul 10.00 saat detik-detik Proklamasi, bendera sudah berkibar dengan sempurna," ujar Fetro saat dihubungi Tempo, Rabu, 17 Agustus.

    Komunitas Merah Putih Lembah Harau melakukan penghormatan terhadap bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia. Kegiatan ini berlangsung khidmat.

    Pengibaran bendera ini merupakan bentuk dari semangat perjuangan generasi penerus bangsa. Fetro juga mengajak masyarakat untuk mencintai Tanah Air dan membangkitkan semangat nasionalisme.

    "Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan dan mengembangkan wisata di kawasan Lembah Harau," ujarnya.

    Kawasan Lembah Harau merupakan salah satu obyek wisata andalan di Sumatera Barat. Kawasan ini dikelilingi dinding granit yang tinggi dan berwarna-warni.

    Di sini juga terdapat air terjun yang indah. Dipadu dengan hamparan pepohonan dan sawah yang diapit tebing-tebing tegak lurus.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.