Dulu Lagu SBY, Kini Lagu Hendropriyono Masuk Istana  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Mayjen TNI Andika Perkasa (kanan) menerima ucapan selamat dari mantan Kepala BIN Jenderal (Purn) AM. Hendropriyono (kiri) yang juga mertuanya, usai upacara serah terima jabatan di Mako Paspampres, Tanah Abang, Jakarta, 22 Oktober lalu. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Mayjen TNI Andika Perkasa (kanan) menerima ucapan selamat dari mantan Kepala BIN Jenderal (Purn) AM. Hendropriyono (kiri) yang juga mertuanya, usai upacara serah terima jabatan di Mako Paspampres, Tanah Abang, Jakarta, 22 Oktober lalu. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan di Istana Merdeka, 17 Agustus 2016, tahun ini menyajikan sesuatu yang berbeda. Pada sesi lagu Nusantara, tepat setelah bendera Merah Putih dikibarkan, paduan suara Gita Bahana Nusantara menyanyikan lagu karya orang dekat Presiden Joko Widodo, yakni mantan Kepala Badan Intelijen Negara, A.M. Hendropriyono.

    Lagu karya Hendropriyono yang dinyanyikan pada momen istimewa itu berjudul Penghargaan Untukmu. Selain lagu Hendro, paduan suara ini menyanyikan lagu kebangsaan lain, seperti Hari Merdeka dan Syukur.

    Hendropriyono dikenal sebagai salah satu tokoh nasional utama yang mendukung kampanye Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam pemilihan presiden 2014. Kini menantunya, Mayor Jenderal Andika Perkasa menjabat sebagai Panglima Kodam Tanjungpura, setelah mengabdi sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden. Sedangkan anak Hendro, Diaz Hendropriyono, kini menjadi staf khusus presiden.

    Tradisi menyanyikan lagu karya tokoh nasional ini sebenarnya sudah dimulai di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ketika SBY memerintah, setiap tahun pasti lagu-lagu karyanya dinyanyikan pada upacara Peringatan Kemerdekaan di Istana.
     
    Pada 2010, lagu SBY yang dinyanyikan berjudul Mentari Bersinar. Selain itu, selama bertahun-tahun, lagu SBY yang cukup sering dinyanyikan adalah Ku Yakin Sampai di Sana.

    Pada tahun terakhir masa pemerintah Presiden SBY, pada peringatan HUT RI ke-69, lagu yang dinyanyikan di Istana adalah Untuk Bumi Kita. Sejak Presiden Joko Widodo menjadi kepala negara, lagu-lagu SBY menghilang dari daftar lagu wajib di puncak peringatan Hari Kemerdekaan di Istana.

    Yudhoyono dan Hendropriyono sama-sama dikenal sebagai jenderal militer yang hobi bermusik. Yudhoyono sudah meluncurkan tiga album musik, yakni Rinduku Padamu (2007), Evolusi (2009) bersama sejumlah musikus senior, dan terakhir Ku Yakin Sampai di Sana (2010).

    Sedangkan Hendropriyono pada 2015, meluncurkan mini album berisi dua buah lagu berjudul Kumis dan Di Situ Kadang Saya Merasa Sedih. Soal ini pernah dimuat di majalah Tempo dan bisa dibaca di sini.

    ANTARA | WD


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Beberkan RAPBN 2020, Tak Termasuk Pemindahan Ibu Kota

    Presiden Jokowi telah menyampaikan RAPBN 2020 di Sidang Tahunan MPR yang digelar pada 16 Agustus 2019. Berikut adalah garis besarnya.