Kota Bandung Bakal Punya Taman Sekaligus Museum Sejarah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Bandung, Ridwan Kamil berpose dengan sepedanya di ruang Bandung Command Centre, Balaikota Bandung, Jawa Barat, 12 April 2016. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Walikota Bandung, Ridwan Kamil berpose dengan sepedanya di ruang Bandung Command Centre, Balaikota Bandung, Jawa Barat, 12 April 2016. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Bandung- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil tengah membangun sebuah taman dan museum sejarah Kota Bandung. Pembangunan taman ini akan memanfaatkan lahan parkiran bekas gedung DPRD Kota Bandung yang masih satu komplek di dalam Balai Kota Bandung.

    "Bandung punya kekurangan tidak punya tempat sejarah. Orang bingung kalau mau tahu sejarah Bandung kemana, maka kita membuat museum dan Taman Sejarah Bandung," ujar Ridwan Kamil, Rabu, 17 Agustus 2016.

    Ridwan Kamil menjelaskan, untuk museum Sejarah Bandung yang memanfaatkan bekas kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung akan dibuat canggih. Sejarah Kota Bandung mulai dari awal kepemimpinan Wiranata Kusumah bakal diceritakan melalui video komputer interaktif.

    Selain itu, museum tersebut juga dilengkapi dengan ruang kelas tempat belajar serta tour guide digital yang aplikasinya bisa diunduh melalui playstore. "Jadi nanti di dalam museum ada animasi touchscreen di dinding museum. Tinggal pasang earphone di smartphone, buka aplikasinya (yang sudah di download), nanti secara otomatis ada orang bercerita," jelasnya.

    Di dalam museum tersebut nantinya juga akan dipamerkan barang-barang bersejarah yang memiliki keterkaitan dengan sejarah Kota Bandung.

    Ditemui terpisah, Kepala Bagian Umum dan Peralatan Sekretariat Daerah Kota Bandung Dadang Dharmawan menjelaskan pembangunan Taman Sejarah Kota Bandung. "Luasnya 2.000 meter persegi," kata Dadang.

    Taman Sejarah Kota Bandung ini akan terlihat istimewa dengan ornamen-ornamen pelengkap berupa mural dengan media kaca. Taman juga dilengkapi relief pada dinding pembatas antara taman dan Bandung Planning Galery yang ada di belakangnya.

    Mural dan relief tersebut  menceritakan sejarah Kota Bandung secara berurutan mulai dari kepemimpinan Wiranatakusumah hingga Wali Kota Bandung saat ini, Ridwan Kamil. "Pagu anggarannya (pembangunan) Rp. 3,5 miliar," ujar Dadang.

    Sebenarnya, lanjut Dadang, bentuk Taman Sejarah Bandung ini tidak akan jauh berbeda dengan Taman Dewi Sartika atau Taman Cikapayang yang berlokasi di Jalan Merdeka, depan Gedung Bank Indonesia perwakilan Jawa Barat.

    "Nanti ada kolamnya, ada plasa, ada amphitheaternya. Material bahannya granit dan koral sikat," kata Dadang.

    Taman dan Museum Sejarah Kota Bandung yang digadang-gadang sebagai yang pertama di Kota Bandung ini ditargetkan selesai pada bulan Desember 2016 mendatang.

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.