Isi Kultum di Masjid, Arcandra Tahar Tarik Perhatian Jemaah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arcandra Tahar tengah berbincang di dalam Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, 16 Agustus 2016. TEMPO/Bagus Prasetiyo

    Arcandra Tahar tengah berbincang di dalam Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, 16 Agustus 2016. TEMPO/Bagus Prasetiyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kehadiran Arcandra Tahar di Mashid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Selasa, 16 Juli 2016, menarik perhatian jemaah. Senyum simpul tak pernah lepas dari pria yang baru saja dicopot jabatannya sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral tersebut.

    “Memang saya selebriti apa, dimintai foto bersama?” ujar Arcanda yang mengenakan kemeja batik lengan panjang kepada seorang perempuan yang meminta berfoto bersama.

    Arcandra terlihat sabar meladeni permintaan foto. Mulai dari anak-anak, orang dewasa, bahkan orang tua, semua dilayani. Dari pantauan Tempo,  belasan orang di lingkungan masjid yang meminta berfoto bersama dengan Arcandra.

    Kedatangan Arcandra ke Masjid Al-Azhar  untuk mengisi kuliah tujuh menit (kultum) usai salat dzuhur. Setelah mengisi ceramah Arcandra sempat bersalaman dengan jemaah sebelum akhirnya  pergi dengan mobil.

    Namun, pada pukul 14.41 WIB, Arcandra dan stafnya terlihat balik lagi ke masjid. Arcandra berbincang di dalam masjid dengan sejumlah orang berseragam  Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Dia juga ditemani  oleh staf Kementerian ESDM.

    Tak jelas apa yang perbincangkan. Saat Tempo mendekat, salah seorang staf Kementerian ESDM meminta agar menjauh. “Ke sana dulu ya, kami mau berbicara,” katanya.

    Kurang lebih satu setengah jam Arcandra  berada di dalam masjid. Ia keluar bersama stafnya setelah menunaikan salat ashar berjemaah.

    BAGUS PRASETIYO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?