Rano Karno, Reza Rahadian, dan Sajak Chairil Anwar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor Reza Rahadian membaca puisi berjudul

    Aktor Reza Rahadian membaca puisi berjudul "Senja di Pelabuhan Kecil" dalam acara #17anTempo yang bertema Merayakan Chairil Anwar, di gedung Tempo, Jakarta, 15 Agustus 2016. Tempo Channel

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Banten Rano Karno dan aktor Indonesia Reza Rahadian membacakan sajak karya Chairil Anwar pada sesi kedua dalam acara #17antempo “Merayakan Chairil Anwar” di Jakarta, Senin malam, 15 Agustus 2016.

    Gubernur Banten Rano Karno membacakan Rumahku dan Sajak Putih. "Saya disuruh membaca dua puisi, saya terkejut, saya pikir puisinya pendek, ternyata tidak. Oh, ini ternyata perjalanan cinta," ujarnya yang disambut oleh gelak tawa penonton.

    "Dan dalam dadaku memerdu lagi, menari menari seluruh aku, selama kau darah mengalir dari luka, antara kita mati datang tidak membelah," Rano Karno membacakan dengan lantang bagian dari sajak Sajak Putih.

    Bagian terakhir di sesi ini ditutup oleh sajak yang berjudul Senja di Pelabuhan Kecil yang dibacakan oleh aktor Reza Rahadian.

    "Senja di Pelabuhan Kecil, ini kali tidak ada yang mencari cinta, kapal perahu tiada melaut, gerimis mempercepat kelam, menyinggung," dia membacakan sajak tersebut dengan khidmat yang disambut antusias para penonton.

    CHITRA PARAMAESTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.