Dino Patti: Copot Status WN Amerika Tak Semudah Masuk Hotel

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri ESDM baru  Arcandra Tahar bersama Menteri ESDM lama Sudirman Said saat acara serah terima jabatan di Kantor Kementerian  ESDM, Jakarta, 27 Juli 2016. TEMPO/Subekti

    Menteri ESDM baru Arcandra Tahar bersama Menteri ESDM lama Sudirman Said saat acara serah terima jabatan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, 27 Juli 2016. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Dino Patti Jalal, mengatakan proses melepaskan kewarganegaraan (renounce of citizenship) Amerika Serikat tidak bisa serta-merta. Menurut Dino, setidaknya seseorang membutuhkan waktu 6 bulan hingga setahun untuk melepas status kewarganegaraan Amerika-nya.

    Pernyataan Dino ini menanggapi dugaan dwikewarganegaraan yang dimiliki Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar. Saat dikonfirmasi, Arcandra mengaku, setelah dilantik menjadi menteri pada 26 Juli 2016, dia sudah mengembalikan paspor dan status kewarganegaraan Amerika-nya kepada pemerintah Barack Obama.

    Baca: Soal Arcandra, Menkumham: Tunggu Pernyataan Presiden

    Dino menegaskan, melepas kewarganegaraan Amerika bukan hal gampang. "Ini persoalan serius, makanya prosesnya lama. Melepas kewarganegaraan bukan segampang masuk dan ke luar hotel," kata Dino, yang pernah menjadi Dubes RI di Amerika pada 2010-2013, kepada Tempo, Senin malam, 15 Agustus 2016. Seperti halnya saat menerima status kewarganegaraan, ucap Dino, melepasnya pun mesti disumpah.

    Sumpah itu, kata Dino, tidak sembarang. Begitu bersumpah, pemohon akan otomatis kehilangan status kewarganegaraan Amerika-nya. Setelah itu, kata Dino, pemohon harus menandatangani formulir sumpah yang akan dikirimkan kepada seluruh institusi hukum di Amerika Serikat.

    Baca: Setya Novanto Bantah Bahas Status Arcandra di Istana

    Dino menyesalkan sikap Arcandra yang tidak melaporkan diri kepada Konsulat Jenderal RI di Houston pada 2012 bahwa dia sudah melepaskan status WNI-nya. "Semestinya dia melaporkan diri waktu itu. Yang penting masalah ini sekarang diselesaikan secara transparan karena menyangkut aspek integritas," ujar Dino.

    BC

    Baca Juga
    Paspor Ganda Arcandra, JK: Diatasi dengan Perbaikan Prosedur
    Mantan Dubes AS Dino Patti Djalal Tak Kenal Arcandra


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.