Peserta Jambore Nasional Pramuka Dikenalkan Inovasi Hijau  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya saat ikuti Peringatan Hari Pramuka yang sekaligus Pembukaan Jambore Nasional X Tahun 2016 di Jakarta. Foto/Humas Kemenhut

    Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya saat ikuti Peringatan Hari Pramuka yang sekaligus Pembukaan Jambore Nasional X Tahun 2016 di Jakarta. Foto/Humas Kemenhut

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 20 ribu Pramuka penggalang yang menjadi peserta Jambore Nasional (Jamnas) mulai mengikuti aneka kegiatan di Bumi Perkemahan Cibubur pada Senin, 15 Agustus 2016. Perkemahan besar lima tahun sekali ini akan berlangsung hingga 21 Agustus 2016.

    Presiden Joko Widodo pada 14 Agustus 2016 membuka kegiatan yang diikuti anggota Pramuka usia 11-15 tahun. Selain kegiatan khas kepramukaan, peserta juga mengikuti Global Development Village (GDV), yang terkait dengan isu lingkungan, perdamaian, kesehatan, hak asasi manusia, dan budaya.

    Selain itu, mereka dapat melihat Jamnas Interactive Exhibition (JIE) 2016 atau pameran "Ecolifestyle" yang didukung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya membuka dan berkunjung ke pameran tersebut pada 14 Agustus 2016.

    Menurut Siti Nurbaya, generasi muda berperan penting dalam menerapkan gaya hidup ramah lingkungan atau ecolifestyle. Dia berharap, mereka berperan aktif di dalam menghadapi isu-isu perubahan iklim global.

    "Pramuka menjadi pelopor dengan dasa darmanya dan berani jadi pelopor perubahan," pesan Siti Nurbaya pada billboard di depan lokasi pameran. Siti Nurbaya merupakan salah satu penerima penghargaan Lencana Melati Pramuka yang disematkan oleh Presiden Joko Widodo.

    Penghargaan itu terkait dengan pengabdiannya sebagai Ketua Majelis Pembimbing Pramuka Satuan Karya (Saka) Wanabakti dan Saka Kalpataru. Kedua satuan karya ini merupakan wadah pembinaan di bidang kehutanan dan lingkungan hidup bagi Pramuka penegak dan pandega.

    Selain pameran dan unit pengolahan sampah, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan juga mendukung pengadaan panggung utama Jamnas 2016. Setiap malam, panggung ini menjadi ajang kontingen daerah menampilkan keseniannya.

    "Sektor kehutanan dan lingkungan hidup merupakan core business gerakan Pramuka," kata Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adyaksa Dault. Dia mendorong pembina dan pelatih mengenalkan gaya hidup ramah lingkungan bagi peserta didik.

    Koordinator JIE 2016, Ledyanita, menjelaskan Indonesia Power memamerkan stan Scout Go Solar dan YUNGA Badge Challenge. Perusahaan ini juga mengkampanyekan go green lewat charging bamboo.

    "Kami mengenalkan inovasi hijau kepada adik-adik peserta Jamnas," kata Ledyanita. Antara lain mesin pencacah sampah plastik dan aksi tanpa kertas (paperess action) oleh Telkom Digital Library. Sedangkan PT Pos memfasilitasi peserta Jamnas untuk mengenal filateli lewat acara selfie dalam prangko.

    UNTUNG WIDYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.