Calon Gubernur DKI dari PDIP Akan Diumumkan Detik Terakhir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri didampingi putrinya Puan Maharani saat penutupan Kongres IV PDI Perjuangan, di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, 11 April 2015. Kongres IV PDI-P ditutup dengan pembacaan rekomendasi yang selanjutnya akan disampaikan kepada seluruh pengurus PDI-P di semua daerah. TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri didampingi putrinya Puan Maharani saat penutupan Kongres IV PDI Perjuangan, di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, 11 April 2015. Kongres IV PDI-P ditutup dengan pembacaan rekomendasi yang selanjutnya akan disampaikan kepada seluruh pengurus PDI-P di semua daerah. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - PDI Perjuangan akan mengumumkan nama calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta pada detik-detik akhir, mendekati batas pendaftaran pada 21-23 September 2016 mendatang. Pernyataan itu disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Eriko Sotarduga.

    "Tentunya mau berapa hari atau mendekati betul (tanggal pendaftaran) atau kira-kira satu, dua minggu sebelumnya. Biasanya, seperti periode lalu, tidak terlalu jauh dari batas pendaftaran," kata Eriko kepada wartawan seusai mengunjungi kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat pada Jumat 12 Agustus 2016.

    Hari ini, Eriko bersama Hasto menyambangi kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri membahas persiapan Pilkada Jakarta 2017.

    PDIP menyiapkan tiga skenario untuk mengusung nama calon. Pertama, menentukan calon dari hasil penjaringan internal PDI-P. Kedua, memajukan kader PDI-P, dan ketiga memajukan calon petahana. "Artinya inkumben bersama kader kami, dan petahana saat ini mas Djarot," kata dia.

    Skenario tersebut, kata dia, masih terbuka lebar untuk dimainkan. Dinamika politik partai di DKI Jakarta akan semakin tinggi mendekati batas pendaftaran. "Masih ada 40 hari, dan dinamika politik akan tinggi," kata dia. 

    Sampai saat ini, Eriko memastikan, dewan pimpinan pusat PDIP belum mengambil keputusan. Sekelompok kader PDIP mendorong Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Lainnya menjagokan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

    Ketua Badan Pemenangan Pemilu DKI Jakarta PDI-P Gembong Warsono menyatakan partainya masih menunggu momentum untuk memutuskan tokoh yang bakal diusung.

    Menurut dia, partai masih menghitung-hitung calon yang bakal diusung. "Ada hitung-hitungan partai, tentu yang menguntungkan bagi calon dan bagi partai. Momentum itu yang lagi dicari oleh partai," kata Gembong.

    ARKHELAUS W


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.