Ketemu Ahok, Sandiaga Uno: Saya Bicara 1 Menit, Ahok 24 Menit

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bersama calon Gubernur Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI, 12 Agustus 2016. Foto: Istimewa

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bersama calon Gubernur Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI, 12 Agustus 2016. Foto: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia (APSI) Sandiaga Salahuddin Uno melaporkan temuan harga bahan pokok yang melonjak tinggi di pasar tradisional kepada Sekretaris Daerah DKI Saefullah, di kantor Pemerintah Provinsi DKI, Jumat, 12 Agustus 2016.

    Setelah 30 menit bertemu, Sandiaga mengaku dianjurkan Saefullah untuk menjumpai Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. "Jadi, tadi sempat bicara sama Pak Gubernur dan saya sampaikan masukan yang sama," kata calon Gubernur Jakarta dari Partai Gerindra tersebut.

    Sandi—sapaan akrabnya—mengungkapkan dia sempat membahas urusan politik dengan Ahok saat itu. Dia mengatakan total perbincangan politik terjadi selama 25 menit. "Saya bicara mungkin cuma 1 menit, Pak Gubernur (Ahok) bicara 24 menit," ujar Sandi berseloroh.

    Sandi menilai kedatangannya hari ini tampaknya tidak mengganggu Ahok. Dia berpikir sebelumnya bahwa pertemuan itu akan dipenuhi dengan banyak senyum. Namun Ahok, kata dia, hampir tidak banyak memberinya kesempatan untuk berbicara.

    "Saya baru ngomong sepatah kata, digas lagi," ujarnya sambil tertawa. "Tapi, ya itu memang karakter beliau (Ahok)."

    Sandiaga resmi diusung Partai Gerindra sebagai calon Gubernur Jakarta dan akan menjadi penantang Ahok dalam pemilihan kepala daerah DKI 2017. Penunjukan oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto itu dilakukan saat menghadiri rapat koordinasi nasional di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada 29 Juli 2016.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.