Megawati Soekarnoputri Gelar Rapat di Rumahnya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Surabaya, Tri Risma Harini, mengantar Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, jalan-jalan di Taman Harmoni Surabaya, 1 Mei 2016. Ikut menemani, Wakil Gubernur DKI Djarot Saeful Hidayat dan pengurus DPP PDIP. TEMPO/Widiarsi Agustina

    Wali Kota Surabaya, Tri Risma Harini, mengantar Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, jalan-jalan di Taman Harmoni Surabaya, 1 Mei 2016. Ikut menemani, Wakil Gubernur DKI Djarot Saeful Hidayat dan pengurus DPP PDIP. TEMPO/Widiarsi Agustina

    TEMPO.COJakarta - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri menggelar rapat internal di kediamannya di Jalan Teuku Umar 27A, Jakarta Pusat, Jumat, 12 Agustus 2016.

    Hal itu dikemukakan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. Namun, dia mengatakan, rapat tersebut adalah rapat rutin partai. "Hari ini lebih kepada kondisi eksternal. Jadi tidak ada pembahasan pilkada DKI Jakarta dan terkait dengan Risma, yang akan datang ke Ibu (Megawati), itu tidak benar," katanya.

    Menurut Hasto, rapat tersebut membahas persoalan internal, seperti persiapan pemilihan kepala daerah, kaderisasi, dan penegakan disiplin partai. Selain itu, rapat tersebut akan membahas persiapan pilkada di sejumlah daerah, seperti Papua Barat, Sulawesi Barat, dan Gorontalo. "Daerah yang jauh lebih dulu akan kami prioritaskan," ujarnya.

    Meski begitu, Hasto mengatakan beberapa skenario terkait dengan pilkada DKI Jakarta sudah disampaikan kepada Megawati. Namun partainya akan memberi prioritas kepada daerah-daerah, seperti Papua Barat, Sulawesi Barat, dan Gorontalo. "Nanti, pada waktu yang tepat, Ketua Umum ambil keputusan untuk DKI Jakarta," ucapnya.

    Sikap PDIP ditunggu banyak pihak karena tak kunjung memutuskan siapa yang bakal diusung dalam pilkada DKI Jakarta 2017. Terutama munculnya isu pencalonan Tri Rismaharini, yang saat ini Wali Kota Surabaya. Begitu juga yang berkaitan dengan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

    ARKHELAUS W


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.