Sebanyak 4.061 Anggota Jemaah Haji Telah Tiba di Madinah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah jamaah masjid melintas di bawah payung dan menara Masjid Nabawi, Madinah seusai menjalankan Shalat Subuh, Sabtu waktu setempat (31/10).  ANTARA/Maha Eka Swasta

    Sejumlah jamaah masjid melintas di bawah payung dan menara Masjid Nabawi, Madinah seusai menjalankan Shalat Subuh, Sabtu waktu setempat (31/10). ANTARA/Maha Eka Swasta

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 4.061 orang jemaah haji sudah tiba di Madinah. Mereka telah tiba pada Rabu, 10 Agustus 2016, pukul 08.00 waktu Arab Saudi.

    “Jemaah sudah tiba di Bandara Amir Mohammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah,” kata Kepala Daerah Kerja Bandara AMMA Nurul Badruttamam dalam keterangan tertulisnya, Rabu malam, 10 Agustus 2016.

    Nurul mengatakan anggota jemaah tersebut berasal dari 10 kelompok terbang (kloter) dari berbagai daerah di Indonesia. Selain jemaah, sebanyak 50 orang petugas telah tiba di Madinah sehingga total ada 4.111 jemaah beserta petugas haji sudah berada di Madinah saat ini.

    Menurut Nurul, dalam pemberangkatan gelombang pertama, maskapai Garuda Indonesia akan mengangkut jemaah haji sebanyak 39.881 orang. Jumlah itu terdiri atas 102 kelompok terbang. Sementara dari Saudi Airlines, akan memberangkatkan sebanyak 47.435 jemaah dalam 110 kelompok terbang.

    Kementerian Agama telah menjadwalkan keberangkatan jemaah haji ke Tanah Suci. Pemberangkatan jemaah dimulai pada 9 Agustus 2016 yang dilepas langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Pemberangkatan jemaah haji dijadwalkan akan selesai pada 5 September 2016.

    Kementerian Agama pun saat ini telah membuka posko informasi jemaah haji. Posko dibuka untuk melayani para keluarga jemaah dan publik terkait dengan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

    DANANG FIRMANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.