Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Prosedur Eksekusi Mati Kejaksaan Agung Diadukan ke Ombudsman

image-gnews
Pengunjuk rasa membentangkan spanduk saat berunjuk rasa menolak hukuman mati terhadap terpidana mati kasus narkotika Merry Utami, di Semarang, 28 Juli 2016. Mereka  meminta agar pemerintah menunda pelaksanaan eksekusi mati Merri. ANTARA/R. Rekotomo
Pengunjuk rasa membentangkan spanduk saat berunjuk rasa menolak hukuman mati terhadap terpidana mati kasus narkotika Merry Utami, di Semarang, 28 Juli 2016. Mereka meminta agar pemerintah menunda pelaksanaan eksekusi mati Merri. ANTARA/R. Rekotomo
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Perkumpulan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Masyarakat menilai proses pelaksanaan eksekusi mati oleh Kejaksaan Agung, akhir Juli 2016 lalu, melanggar hukum.  Karena itu, mereka sepakat mengadukan tindakan sewenang-wenang tersebut ke Ombudsman.

Direktur LBH Masyarakat Ricky Gunawan yang juga anggota tim kuasa hukum salah satu terpidana mati Humprey Ejike Jefferson yang telah dieksekusi pada Jumat 29 Juli 2016 lalu,  meyakini terlah terjadi pelanggaran hukum saat terjadinya proses eksekusi Kejaksaan Agung.

"Ada dua hal, menyangkut grasi dan notifikasi eksekusi," ujar Ricky di Kantor Ombudsman Republik Indonesia, Kuningan Jakarta Selatan, Senin, 8 Agustus 2016.

Ricky mengatakan tim kuasa hukum Humprey Ejike telah mengajukan grasi kepada Presiden Joko Widodo mengingat Humprey masih memiliki hak pengajuan grasi. Tetapi, eksekusi tetap dilakukan padahal keputusan presiden tentang permohonan grasi tersebut belum keluar.

"Eksekusi sebenarnya tidak dapat dilakukan karena sampai saat ini klien kami belum mendapatkan keputusan dari presiden tentang permohonan grasi," kata Ricky.

Selain itu Kejaksaan juga dinilai melanggar aturan notifikasi eksekusi berdasarkan Pasal 6 ayat 1 UU Nomor 2/PNPS/1964 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pidana Mati. Aturan tersebut jelas menyatakan bahwa pelaksanaan eksekusi mati hanya bisa dilakukan setelah atau paling cepat tiga kali dua puluh empat jam setelah notifikasi. "Seharusnya Humprey dieksekusi pada Jumat sore 26 Juli tapi Jumat dini hari dia dieksekusi," kata Ricky.

Karena itu, Ricky beserta Koalisi Masyarakat Sipil Menolak Hukuman Mati (HATI) melakukan pelaporan ke Ombudsman Republik Indonesia. "Berdasarkan dua pelanggaran ini, eksekusi jilid ketiga yang baru saja dilakukan tidak sah dan melanggar hukum," ujar dia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sebelumnya pada Jumat dini hari, 26 Juli 2016, Kejaksaan Agung melakukan eksekusi mati terhadap empat orang dari 14 terpidana mati. Mereka adalah Freddy Budiman yang merupakan warga negara Indonesia, Humprey Ejike Jefferson dan dan Michael Titus Igweh asal Nigeria, serta Seck Osmane asal Senegal.

Menanggapi pengaduan ini, Anggota Ombudsman, Ninik Rahayu, mengatakan akan memeriksa terkait dokumen dan melakukan klarifikasi ke Kejaksaan

"Tapi ini terkait proses eksekusi bukan eksekusinya," kata dia. Selain itu, Ninik mengatakan bila mendengar sekilas penjelasan dari kuasa hukum Humprey Ejike bisa saja terjadi pelanggaran hukum saat proses menuju eksekusi tersebut.

"Bila dibutuhkan, kami akan investigasi juga," ujar Ninik. Hal serupa juga dikatakan oleh Adrianus Meilala, Anggota Ombudsman lainnya. Dia menegaskan bahwa Ombudsman akan mengecek apakah ada pelanggaran terkait administrasi mengenai proses pelaksanaan eksekusi mati jilid ketiga.

ODELIA SINAGA

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Arab Saudi Eksekusi Mati Dua Tentara, Dituduh Berkhianat kepada Negara

12 hari lalu

Ilustrasi eksekusi mati
Arab Saudi Eksekusi Mati Dua Tentara, Dituduh Berkhianat kepada Negara

Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengeksekusi dua tentara yang didakwa berkhianat


Irak Eksekusi Mati 3 Anggota ISIS Pelaku Pemboman yang Tewaskan 323 Orang

28 hari lalu

Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang melahap pusat perbelanjaan Karrada usai terjadinya serangan bom bunuh diri di Baghdad, Irak, 3 Juli 2016. Bom yang meledak di wilayah mayoritas Syiah telah menewaskan sekitar 5 orang. Ap Photo
Irak Eksekusi Mati 3 Anggota ISIS Pelaku Pemboman yang Tewaskan 323 Orang

Irak mengeksekusi mati tiga orang yang dihukum karena pemboman 2016. Serangan ini menewaskan lebih dari 320 orang di distrik perbelanjaan Baghdad


Dugaan Maladministrasi Seleksi Anggota Bawaslu Solo Dilaporkan ke Ombudsman RI

30 hari lalu

Ilustrasi pemilu. REUTERS
Dugaan Maladministrasi Seleksi Anggota Bawaslu Solo Dilaporkan ke Ombudsman RI

Latar belakang pelaporan itu berkaitan dengan adanya kejanggalan dalam tahapan seleksi anggota Bawaslu Kota Solo.


Arab Saudi Eksekusi Mati Warga AS, Dihukum karena Bunuh dan Mutilasi Ayah Kandung

40 hari lalu

Ilustrasi eksekusi mati
Arab Saudi Eksekusi Mati Warga AS, Dihukum karena Bunuh dan Mutilasi Ayah Kandung

Arab Saudi pada Rabu mengeksekusi seorang warga negara Amerika Serikat yang dihukum karena menyiksa dan membunuh ayah kandungnya sendiri.


Orang Tua Keberatan Uang Sekolah, Ombudsman NTT: Bedakan Pungutan dan Sumbangan

53 hari lalu

Ilustrasi mengelola keuangan. Shutterstock
Orang Tua Keberatan Uang Sekolah, Ombudsman NTT: Bedakan Pungutan dan Sumbangan

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur Darius Beda Daton mengingatkan penyelenggara sekolah.


Kilas Balik Eksekusi Mati Freddy Budiman 7 tahun Lalu

58 hari lalu

Freddy Budiman merupakan salah satu gembong narkoba terbesar di Indonesia. Pada 1997, Freddy sudah terlibat dalam kasus narkoba pertamanya sehingga dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan Cipinang. Kemudian, pada 2009, Freddy kembali kedapatan menyimpan 500 gram sabu-sabu sehingga divonis 3 tahun 4 bulan penjara. Seakan tak jera, pada 2013, Freddy Budiman justru diketahui mengedarkan narkoba dan membuat pabrik sabu dari dalam lapas. Alhasil, ia dieksekusi mati di Nusakambangan, Jawa Tengah pada 29 Juli 2016. Dok.TEMPO
Kilas Balik Eksekusi Mati Freddy Budiman 7 tahun Lalu

Kisah kontroversial Freddy Budiman, pengedar narkoba terkenal yang dieksekusi mati 7 tahun lalu, termasuk produksi sabu di LP Cipinang.


Ombudsman Temukan Administrasi Tanah IKN Kacau, Berikut Seluk-beluk Lembaga Ombudsman

58 hari lalu

Pekerja melintas disamping proyek pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Kabupaten Penajem Pasert Utara, Kalimantan Timur, Kamis 8 Juni 2023. Progres pembangunan IKN menurut Kementerian PUPR sudah mencapai 29,87 persen hingga 4 Juni 2023 dan pembangunan ini menggunakan anggaran dari total pagu tahun 2023 sebesar Rp 26,67 triliun. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah
Ombudsman Temukan Administrasi Tanah IKN Kacau, Berikut Seluk-beluk Lembaga Ombudsman

Ombudsman kemudian menyarankan agar pemerintah lebih memperjelas semua wilayah IKN sebelum ibu kota baru ini terbentuk.


Dewan HAM PBB Didesak Ambil Tindakan untuk Cegah Eksekusi Petinju Iran

21 Juli 2023

Mohammad Javad Vafaei Sani. Twitter
Dewan HAM PBB Didesak Ambil Tindakan untuk Cegah Eksekusi Petinju Iran

Petinju Iran Mohammad Javad Vafa'i Thani yang dipenjara karena perannya dalam protes anti-pemerintah pada 2019, dan akan segera dieksekusi.


Iran Eksekusi Mati Dua Pelaku Serangan Maut Masjid Shiraz di Depan Umum

9 Juli 2023

Sejumlah pria membersihkan sisa-sisa bercak darah setelah serangan di Kuil Shah Cheragh di Shiraz, Iran 26 Oktober 2022. Pembunuhan peziarah Syiah terjadi pada hari yang sama ketika pasukan keamanan Iran bentrok dengan pengunjuk rasa. Amin Berenjkar/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS
Iran Eksekusi Mati Dua Pelaku Serangan Maut Masjid Shiraz di Depan Umum

Iran telah mengeksekusi dua orang di depan umum atas serangan mematikan di sebuah masjid di Shiraz selatan tahun lalu yang diklaim oleh kelompok berse


Arab Saudi Eksekusi Mati 4 Warga Arab dan 1 Warga Mesir Gara-gara Ini

4 Juli 2023

Ilustrasi hukuman mati. iconfider.com
Arab Saudi Eksekusi Mati 4 Warga Arab dan 1 Warga Mesir Gara-gara Ini

Hingga Juli 2023, Arab Saudi telah mengeksekusi mati 68 orang