Kapal Terbakar di Selat Buton, 6 Penumpang Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi kapal terbakar. uscgnews.com

    ilustrasi kapal terbakar. uscgnews.com

    TEMPO.CO, Kendari- Enam penumpang Kapal Motor (KM) Lintas Samudra tewas tenggelam di perairan Selat Buton, Sulawesi Tenggara, Minggu, 7 Agustus 2016. Kapal jenis fiber yang membawa 20 orang penumpang itu terbakar di tengah laut, tepatnya satu mil dari pelabuhan, saat hendak menuju Maligano, Kabupaten Raha.

    Kejadian bermula ketika KM Lintas Samudra bertolak dari Pelabuhan Laino menuju Maligani, sekitar pukul 12.30 Wita. Baru sekitar sepuluh menit melaju, tiba-tiba saja kapal terbakar.

    Pejabat Humas Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara, Ajun Komsaris Besar Sunarto, menyatakan data sementara enam orang penumpang tewas dalam insiden nahas itu. Penumpang yang tewas itu terdiri atas dua balita, tiga perempuan dewasa, dan seorang lansia.

    Sunarto menjelaskan, insiden kapal terbakar diduga berasal dari empat mesin tempel kapal yang dipakai tiba-tiba mengeluarkan bunga api lalu menyambar selang bahan bakar kemudian merembet membakar seisi kapal.

    "Keterangan sementara, sumber api dari mesin kapal ketika salah seorang awak ABK mau menyalakan mesin. Yang jelas sampai saat ini polisi sedang menyelidiki penyebab kebakaran," ucap Sunarto yang dikonfirmasi Tempo, Minggu sore.

    Menurut Sunarto, selain mengangkut penumpang, KM Lintas Samudra juga membawa seratus jeriken bensin dan tiga unit kendaraan roda dua.

    Humas SAR Kota Kendari Wahyudi mengatakan pihaknya tengah melakukan evakuasi menggunakan kapal SAR RB 307. SAR menerima informasi perihal insiden kebakaran sekitar pukul 14.00 siang. Menurut Wahyudi, tidak diketahui secara pasti berapa jumlah penumpang, karena KM Lintas Samudra tidak mempunyai daftar manifestasi.

    "Kapal SAR dari Pos Baubau yang melakukan operasi untuk evakuasi. Sekarang para penumpang sudah berada di rumah sakit," ujar Wahyudi kepada Tempo.

    ROSNIAWANTY FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.