Ini yang Bantu Mahasiswi Bandung Buat Camilan 'Bikini'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi makanan ringan

    Ilustrasi makanan ringan "Bikini." Tokopedia

    TEMPO.CO, Depok - Polisi masih terus mendalami alasan pembuatan kemasan camilan Bikini atau Bihun Kekinian yang diproduksi dan dipasarkan mahasiswi Pertiwi Handayanti, 19 tahun. Camilan Bikini membuat heboh lantaran kemasannya yang dianggap vulgar.

    Wakil Kepala Kesatuan Reserse Kepolisian Resor Kota Depok Ajun Komisaris Firdaus mengatakan camilan Bikini diproduksi Pertiwi dengan dibantu dua asisten rumah tangga. Menurut pengakuan Pertiwi kepada polisi, awalnya, camilan itu dibuat untuk tugas kuliahnya tahun lalu.

    Baca Juga: Di Rumah Mewah Ini Camilan 'Bikini' Diproduksi 

    "Waktu itu ada kelas entrepreneur selama delapan bulan di Bandung tahun lalu. Awalnya, camilan itu dibuat sebagai tugas kelas entrepreneur," kata Firdaus, Sabtu, 6 Agustus 2016.

    Pertiwi berujar, respons terhadap produk camilan buatannya tinggi. Akhirnya, ia memutuskan melanjutkan produksi dan menjualnya secara online. "Dia tidak menyangka camilan yang dibuatnya berbuntut panjang."

    Simak Pula: Ini Alasan Mahasiswi Bandung Memproduksi Camilan 'Bikini'

    Sejauh ini, polisi belum melihat unsur pidana pada camilan yang dibuat Pratiwi. Tapi Pertiwi bakal diperiksa lebih lanjut oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan terkait dengan kelayakan produknya. "Sebab, masih perlu dilihat dari segi halal dan kelayakannya," ujar Firdaus.

    IMAM HAMDI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.