Desa Abrasi di Karawang Akan Disulap Jadi Pantai Ancol

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aspal tergerus abrasi di Jalanan Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang. 19 November 2015. TEMPO/Hisyam Luthfiana

    Aspal tergerus abrasi di Jalanan Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang. 19 November 2015. TEMPO/Hisyam Luthfiana

    TEMPO.CO, Karawang - Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang memiliki rencana membangun kawasan wisata di Pantai Pisangan, Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang. Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana mengatakan di daerah yang terkena dampak abrasi itu akan dibangun tempat wisata pantai layaknya Ancol di Jakarta.

    "Kita sedang mencari investor untuk bergabung. Namun terlebih dahulu, kita harus tanggulangi dampak abrasi di Desa Cemarajaya lebih awal," ungkap Cellica kepada Pers kemarin.

    Cellica mengatakan, penanggulangan abrasi di pesisir utara Karawang menjadi fokus pemda Karawang. "Pada 2016, kami menganggarkan penanggulangan abrasi sejumlah Rp 6,8 miliar untuk biaya pembangunan pemecah gelombang sepanjang 500 meter," kata Cellica. "Memang belum optimal. Namun bisa sedikit mengantisipasi dampak lebih buruk."

    Keadaan dusun di pesisir utara Karawang itu sudah sangat mengkhawatirkan. Di beberapa lokasi, sejumlah rumah penduduk kini bersentuhan dengan air laut. Di Pantai Pisangan, bisa ditemui banyak rumah dan puing-puing bangunan ternak burung walet yang menunggu waktu roboh karena digerus ombak.

    Dampak kerusakan akibat abrasi sudah dirasakan sejak tahun 1970an, air laut pelan-pelan menggerus rumah penduduk dan aspal jalan. Bahkan Jatna Supriatna, kepala Pusat Iklim Universitas Indonesia memprediksi desa itu akan terendam air laut jika tidak ada solusi yang tepat.

    Saat meninjau keadaan pemukiman di Desa Cemarajaya, pada Kamis, 5 Agustus lalu,  Cellica menilai wilayah itu sudah tidak layak jadi pemukiman. Berjalan menelusuri sepanjang pantai Pisangan, Cellica bertemu warga dan melihat rumah-rumah yang rusak terkena dampak abrasi. "Kita memutuskan harus merelokasi semua penduduk di Dusun Pisangan," kata Cellica.

    Bupati perempuan pertama di Karawang itu mengimbau kepala Desa Cemarajaya, Yong Lim Supardi untuk mencari lahan untuk relokasi 150 keluarga dari Dusun Pisangan, karena dusun itu sudah tidak layak menjadi kawasan pemukiman. "Di lahan itu, kita akan bangun tempat tinggal warga Dusun Pisangan," ujar Cellica.

    HISYAM LUTHFIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.