Partai Demokrat Calonkan Irwandi Yusuf dalam Pilkada Aceh 2017

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden SBY (kanan) menyerahkan piagam P2BN 2010 kepada Gubernur Nangroe Aceh Darussalam Irwandi Yusuf di Istana Negara, Jakarta (3/12). ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Presiden SBY (kanan) menyerahkan piagam P2BN 2010 kepada Gubernur Nangroe Aceh Darussalam Irwandi Yusuf di Istana Negara, Jakarta (3/12). ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrat mengusung pasangan Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah sebagai calon gubernur dan wakil gubernur dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) 2017 di Provinsi Aceh. Irwandi adalah Gubernur Aceh periode 2007-2012.

    Partai Demokrat juga mengusung pasangan Suhardi Duka dan Kalma Katta sebagai calon gubernur dan wakil gubernur dalam pilkada Provinsi Sulawesi Barat.

    Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat telah memberikan surat rekomendasi kepada kedua pasangan. Para calon telah menandatangani Pakta Integritas Partai Demokrat di Taman Partai Politik Wisma Proklamasi, Jakarta Pusat, pada Jumat, 5 Agustus 2016.

    Suhardi menyatakan, dengan diusung Partai Demokrat, ia optimistis dapat mengalahkan lawan-lawannya karena partai ini kerap memenangi pemilu. “Pada pilkada 2015, kami memenangi 75 persen pemilihan di tingkat kabupaten,” katanya. Ia berjanji akan mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk mengabdi kepada rakyat. Optimistis yang sama juga disampaikan Irwandi Yusuf.

    Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan menilai kedua pasangan memiliki elektabilitas tinggi dan kualitas yang mumpuni untuk memimpin sebuah provinsi. “Pak Suhardi sudah dua kali jadi bupati. Pak Katta juga punya pengalaman banyak di pemerintahan” ujar Hinca.

    Pasangan Irwandi-Nova juga dinilai yang terbaik dibanding calon lain. “Prosesnya agak a lot, tapi akhirnya DPP memutuskan merekalah yang terbaik,” ucap Hinca. Duet keduanya dinilai saling melengkapi. “Pak Irwandi punya pengalaman menjadi Gubernur Aceh sebelumnya, sementara Pak Nova punya pengalaman nasional saat menjadi anggota DPR.”

    Suhardi dan Nova merupakan ketua DPD Partai Demokrat di daerahnya. Menurut Hinca, keduanya memang ditargetkan maju dalam pilkada. Ketua dewan pimpinan cabang ditargetkan menjadi bupati atau wali kota, ketua DPP menjadi gubernur, dan ketua umum ditargetkan menjadi presiden.

    IQRA ARDINI | UWD



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.