Pengakuan Freddy, Buwas Panggil Eks Kepala LP Nusakambangan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komjen Pol Budi Waseso. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Komjen Pol Budi Waseso. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.COJakarta - Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Budi Waseso memanggil bekas Kepala Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan Liberty Sitinjak ihwal tuduhan mendiang Freddy Budiman bahwa ada petugas BNN yang memfasilitasi peredaran narkoba. 

    Surat pemanggilan Sitinjak, kata dia, sudah ditandatangani. "Hari ini saya tanda tangani suratnya," ujar Buwas—sapaan Budi Waseso—di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 4 Agustus 2016.

    Menurut koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Haris Azhar, Freddy mengatakan bisnis haramnya bisa lancar karena dilindungi TNI, Polri, dan BNN. Pernyataan Freddy itu dikatakan kepada Haris pada 2014 dan dipublikasikan menjelang Freddy dieksekusi, 29 Juli 2016.

    Perlindungan itu dari memasukkan barang dari luar negeri hingga proses distribusi dari satu daerah ke daerah lain.

    Buwas menuturkan ia tidak bisa memanggil langsung Sitinjak untuk keperluan pemeriksaan. Prosedurnya, kata Buwas, dia harus mengirimkan surat lebih dulu kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk meminta izin memanggil Sitinjak.

    Menurut Buwas, pemanggilan Sitinjak bertujuan mengklarifikasi dan pengecekan ulang terhadap tuduhan Freddy. Sitinjak adalah Kepala LP Nusakambangan saat Freddy dikerangkeng.

    Selain Sitinjak, Buwas berencana memanggil Haris. Namun dia belum menentukan kapan waktunya. "Saya sangat berharap dan mengapresiasi jika Pak Haris menyebutkan nama oknum (yang membantu Freddy). Itu memudahkan penelusuran kami," ujarnya.

    ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.