Sukses Tekan Inflasi, Lumajang dan Jember Raih Penghargaan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Buruh pemetik kopi di kawasan perkebunan kopi rakyat PDP (Perusahaan daerah Perkebunan) Sumber Wadung Jember. TEMPO/Fully Syafi

    Buruh pemetik kopi di kawasan perkebunan kopi rakyat PDP (Perusahaan daerah Perkebunan) Sumber Wadung Jember. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.COJember - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Jember dan Lumajang meraih penghargaan karena berhasil menjaga stabilitas harga pangan. Kabupaten Jember memperoleh penghargaan sebagai TPID terbaik tingkat kabupaten. Sedangkan Kabupaten Lumajang memperoleh penghargaan sebagai TPID berprestasi. 

    Penghargaan TPID berprestasi diberikan kepada daerah yang tidak turut dihitung inflasinya dalam indeks harga konsumen. Daerah itu dinilai mampu mengendalikan harga pangan. Ada 15 daerah di seluruh Indonesia yang menerima penghargaan, baik pada tingkat provinsi maupun kabupaten atau kota. Ada tiga kategori penghargaan, yakni TPID inovatif, TPID terbaik, dan TPID berprestasi. 

    Penghargaan diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo dalam rapat koordinasi nasional ketujuh TPID di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Kamis, 4 Agustus 2016. Wakil Bupati Jember Muqit Arif saat dikonfirmasi Tempo membenarkan penghargaan kategori terbaik yang telah diterimanya langsung dari Presiden Jokowi. "Saya mewakili Bupati yang berhalangan hadir," kata Muqit, Kamis siang, 4 Agustus. 

    Muqit mengatakan penghargaan yang diterima TPID Jember ini sudah tiga kali berturut-turut. "Ini hasil kerja sama yang baik dari semua pihak, terutama BI Jember, yang sangat proaktif menggalang kebersamaan," ujar Muqit.

    Penghargaan itu merupakan kebanggaan sekaligus tantangan bagi pemerintah Jember untuk terus mengawal inflasi agar tetap terkendali. TPID sangat berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.

    Salah satu kebijakan yang akan dijalankan untuk menjaga inflasi adalah kerja sama ekonomi kawasan. "Jember dengan kabupaten sekitar, seperti Banyuwangi dan Bondowoso, ini memiliki kemiripan, yakni daerah pertanian," tutur Muqit. Dia juga mengatakan ada kesepakatan untuk ketersediaan pangan sebagai salah satu contohnya. "Ketersediaan pangan di setiap kabupaten. Misalnya, Jember kekurangan stok, maka kami tidak akan mendatangkan dari kabupaten yang jauh, selama di kabupaten sekitar masih tersedia." 

    Dia mengatakan kerja sama dengan daerah di sekitar Jember juga akan terus dilakukan. "Karena itu merupakan salah satu faktor. Sebab, jika salah satu daerah mengalami inflasi, yang lain akan terpengaruh." 

    Adapun Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Kabupaten Lumajang Aziz Fachrurrozi mengatakan Bupati Lumajang As'at Malik sendiri yang langsung menerima penghargaan itu dari Presiden Jokowi. Aziz mengatakan ada tiga daerah di Jawa Timur yang masuk nominasi TPID berprestasi, yakni Bondowoso, Malang, dan Lumajang. "Lumajang yang mendapat penghargaan," ucap Aziz kepada Tempo.

    DAVID PRIYASIDHARTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Beberkan RAPBN 2020, Tak Termasuk Pemindahan Ibu Kota

    Presiden Jokowi telah menyampaikan RAPBN 2020 di Sidang Tahunan MPR yang digelar pada 16 Agustus 2019. Berikut adalah garis besarnya.