Hanura Usung Anak Ratu Atut Jadi Penantang Rano Karno

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Andika Hazrumy, putra pertama Atut Chosiyah berada di ruang tunggu gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu 17 September 2014. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Andika Hazrumy, putra pertama Atut Chosiyah berada di ruang tunggu gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu 17 September 2014. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Banten - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menjadi partai pertama yang secara resmi mengusung pasangan Wahidin Halim – Andika Hazrumy sebagai calon penantang Gubernur Banten Rano Karno pada pilkada Banten 2017 mendatang. “Hasil rapat pleno tim Pilkada DPP Hanura dengan DPD Hanura Banten memutuskan untuk mengusung Wahidin Halim sebagai calon gubernur dan Andika Hazrumy sebagai calon wakil gubernur,” ujar Ketua DPD Hanura Banten Eli Mulyadi Rabu, 3 Agustus 2016.

    Eli mengatakan, mantan Walikota Tangerang Wahidin Halim yang saat ini duduk sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Fraksi Demokrat dan putra sulung mantan Gubernur Banten Atut Chosiyah, Andika Hazrumy, dipilih karena popularitas dan elektabilitas keduanya diyakini mampu mengalahkan Rano Karno sebagai petahana.

    Menurut Eli Mulyadi, Partai Hanura merupakan partai politik pertama yang mengusung pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur. Menurut dia, Hanura juga mempertimbangkan calon dari sisi track record, kompetensi dan integritas. “Kami juga konsisten menjalankan mekanisme Partai, bahwa hanya yang menikuti penjaringan yang diusung. Jadi penjaringan yang kami lakukan tidak main-main. Kami optimisi pasangan ini bisa mengalahkan petahana Rano Karno,” katanya.

    Eli mengaku, Partainya telah final mendukung pasangan Wahidin Halim dan Andika Hazrumy pada Pemilihan Gubernur Tahun 2017 bersama dengan Golkar, Demokrat dan PKS. “SK penetapan sudah ditanda tangan pelaksana harian (Plh) merangkap Wakil Ketua Umum DPP Hanura Pak Chaerudin Ismail dan Sekjen Pak Berliana. Insya Allah partai lain akan menyusul koalisi mendukung pasangan Wahidin-Andika,” katanya.

    Fungsionaris Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Ali Zamroni mengatakan, rekomendasi pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur banten yang akan diusung Partai Gerindra akan ditetapkan secara serentak dengan daerah lain se-Indonesia. Namun Ali mengakui bahwa bakal calon yang akan diusung adalah dari eksternal Gerindra. “Rekomendasinya nanti satu paket dengan wakilnya. Tunggu saja,” katanya.

    Sebelumnya, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi merekomendasikan Gubernur Banten Rano Karno untuk maju sebagai calon gubernur pada pilkada Banten 2017. Namun Pemeran Doel dalam Si Doel Anak Sekolahan itu berkukuh belum mau menyebutkan nama calon wakil gubernur yang akan mendampinginya.

    Rano menyatakan siapa pun masih berpeluang menjadi pendampingnya, baik dari partai politik maupun dari kalangan birokrat. “Soal calon wakil, saya serahkan kepada DPP. Kalau sudah diputuskan DPP, teman-teman juga akan diundang untuk deklarasi,” katanya.

    Beberapa partai politik sudah melakukan penjaringan internal. Mereka akan bertarung habis-habisan demi memperebutkan kursi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten. Sederet nama santer menjadi perbincangan publik.

    Selain Rano Karno, mantan Wali Kota Tangerang Wahidin Halim, mantan Bupati Pandeglang Dimyati Natakusumah, Andika Hazrumy, Tubagus Hairul Jaman, mantan Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya, mantan Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman, serta mantan Menteri Pertanian Anton Aprianto dikabarkan bakal mencalonkan dalam pilkada Banten.

    WASI’UL ULUM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.