PDIP Surabaya Memprotes Omongan Ahok Soal Risma

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nama-nama yang disukai peserta survei sebagai Bakal Calon Gubernur 2017 yang dirilis Cyrus Network di Jakarta, Kamis, 7 Mei 2015. Ahok akan bersaing dengan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, dan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. TEMPO/Imam Sukamto

    Nama-nama yang disukai peserta survei sebagai Bakal Calon Gubernur 2017 yang dirilis Cyrus Network di Jakarta, Kamis, 7 Mei 2015. Ahok akan bersaing dengan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, dan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.COJakarta - Pernyataan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok soal Tri Rismaharini diprotes Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Surabaya. Ahok diminta tidak mengadu domba antara Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Presiden Joko Widodo.

    "Sebagai seorang gubernur dan calon gubernur dari koalisi partai non-PDIP, tidak seharusnya berusaha mengadu domba dua kader PDIP berprestasi, Ibu Risma dan Presiden Joko Widodo," kata Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya Didik Prastiyono kepada Tempo, Senin, 1 Agustus 2016.

    Adu domba yang dimaksudkan Didik adalah pernyataan Ahok bahwa ia sangat optimistis tokoh sekaliber Risma mampu memimpin Jakarta, bahkan Indonesia. "Apalagi, seingat saya, Bu Risma pernah ngomong, coba nanti dicek, ya, kan Surabaya lebih besar daripada Solo. Wali Kota Solo bisa jadi presiden (Jokowi), masak Wali Kota Surabaya enggak bisa?" kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin pagi, 1 Agustus.

    Baca:
    Ahok Bandingkan Risma dengan Jokowi
    Survei: Ahok, Ridwan Kamil, Risma, Kandidat Kuat DKI 1

    Menurut Didik, Wali Kota Risma tidak pernah mengeluarkan pernyataan itu. Sebab, antara Wali Kota Risma dan Presiden Jokowi merupakan dua kader PDIP yang sama-sama bagus yang dimiliki PDIP.

    Karena itu, Didik memastikan saat ini Wali Kota Risma sedang fokus membangun Kota Surabaya, sehingga Ahok diminta tidak mengusik fokus Risma itu. “Kami juga berharap Pak Ahok dapat melakukan hal yang sama di Jakarta," ujarnya.

    Didik menambahkan, persoalan pencalonan Wali Kota Risma dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta merupakan kewenangan Dewan Pimpinan Pusat PDIP. Bukan atas kehendak Wali Kota Risma ataupun DPC PDIP Kota Surabaya. “Itu hak prerogatif Ketua Umum DPP PDIP Ibu Megawati Soekarnoputri,” katanya.

    MOHAMMAD SYARRAFAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.