Tim Ekspedisi Bandung Bersepeda ke Gunung Rinjani  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendaki gunung berkemah di danau Segara Anak dengan latar belakang gunung Barujari, gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat, 4 September 2013. Tempo/Rully Kesuma

    Pendaki gunung berkemah di danau Segara Anak dengan latar belakang gunung Barujari, gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat, 4 September 2013. Tempo/Rully Kesuma

    TEMPO.COBandung - Sebuah tim kecil dari Bandung beranggotakan empat orang melakukan perjalanan bersepeda ke Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ekspedisi Jawa-Bali-Lombok tersebut terkait dengan bulan kemerdekaan Indonesia sekaligus mempromosikan pariwisata dan budaya Jawa Barat, termasuk Bandung. Rencananya, perjalanan itu sedikitnya memakan waktu lima pekan.

    Tim berjulukan Rajawali Adventure No Limit tersebut terdiri atas Setyo Hadi, 49 tahun, Tuti Sugiarti (48), Ridwan Fahillah (22), dan Imas Sumirat (31). Mereka akan memulai perjalanan pada Senin, 1 Agustus 2016, dari titik 0 kilometer di Jalan Asia-Afrika, Bandung.

    “Rute tapak tilas perjuangan kemerdekaan ini mengambil jalur Jalan Raya Pos Daendels,” kata Imas, Ahad, 31 Juli 2016.

    Dari Bandung, tim akan melewati Garut, juga Yogyakarta, dan berencana singgah ke Kota Pahlawan Surabaya. Selain ke lokasi pariwisata seperti Candi Borobudur, mereka akan menyambangi komunitas-komunitas pengendara sepeda di kota-kota lintasan. 

    Ekspedisi tersebut diperkirakan berlangsung hingga 5 September 2016. “Rencana perjalanan Bandung-Lombok awalnya tiga minggu, setelah dapat masukan menjadi lima minggu dengan sepuluh hari selama di Gunung Rinjani,” ujar Ridwan, yang bertugas mendokumentasikan ekspedisi.

    Jika memungkinkan, mereka akan mendaki puncak Gunung Rinjani setinggi 3.276 meter dari permukaan laut sambil membawa sepeda. Jalur naik dan turunnya akan melalui Sembalun. Sebelumnya, menurut Ridwan, tim itu pernah bersepeda ke dataran tinggi Dieng, Gunung Slamet, serta Gunung Merapi. 

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.