Sabtu, 24 Februari 2018

Gerakan Nasional 1.000 StartUp Digital Resmi Dibuka

Oleh :

Tempo.co

Sabtu, 30 Juli 2016 21:52 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gerakan Nasional 1.000 StartUp Digital Resmi Dibuka

    Chief Executive KIBAR Yansen Kamto dalam konferensi perdana gerakan nasional 1000 start up digital di Universitas Trisakti, Jakarta, 30 Juli 2016. TEMPO/Bagus Prasetiyo

    TEMPO.COJakarta - Gerakan nasional untuk mencetak seribu startup digital resmi dimulai. Program hasil kerja sama Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan KIBAR ini dilakukan di sepuluh kota di Indonesia. 

    “Untuk melahirkan seribu startup digital, strategi yang dijalankan adalah mentoring dan pembinaan intensif,” ujar Chief Executive KIBAR Yansen Kamto saat ditemui dalam pembukaan acara di Universitas Trisakti, Sabtu, 30 Juli 2016. 

    Pada angkatan pertama ini, ia berujar, terdapat lebih dari 4.000 orang yang telah mendaftar. Jumlah tersebut kemudian disaring hingga menjadi 200 peserta untuk menghadiri ignition pertama di Jakarta. 

    Ignition merupakan tahapan pembuka melalui seminar dengan menghadirkan narasumber andal yang sudah berpengalaman di bidang teknologi, industri kreatif, dan startup. Kegiatan ini akan digelar di sepuluh kota di Indonesia. 

    "Tahap ignition ini penting bagi mereka yang ingin membuat perubahan, tapi tak tahu caranya," kata Initiator Komunitas Forum Web Anak Bandung (FOWAB) Yohan Totting, yang juga menjadi pengisi acara. Seusai ignition, peserta akan diseleksi kembali untuk mengikuti sesi workshop. Workshop akan berlangsung di sepuluh kota dalam delapan kali pertemuan. 

    Pada sesi Hackaton, ide yang telah dimunculkan peserta dibuat purwarupa. Di sesi inilah peserta bisa bertemu dengan co-founder startup-nya. Menurut Yohan, membangun startup tak bisa dilakukan sendiri. “Butuh skill lain,” ujarnya. 

    Ia menjelaskan, ada tiga jenis peserta dalam Gerakan Nasional 1.000 StartUp Digital ini. Tiga jenis peserta itu adalah hacker pada teknis, hipster pada desain, dan hustler untuk pemasarannya. 

    Adapun kesepuluh kota tersebut adalah Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Malang, Medan, Bali, Makassar, dan Pontianak. Nantinya di tiap kota ini akan didirikan pusat inovasi. Ini akan menjadi titik kumpul komunitas teknologi, kreatif, dan budaya. 

    BAGUS PRASETIYO


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.