1.193 Orang Peserta Berlomba di MTQ Nasional 26 di Lombok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Andry Prasetyo

    TEMPO/Andry Prasetyo

    TEMPO.CO, Mataram – Pemerintah melakukan pendaftaran online untuk para peserta Musabaqah Tilawatil Quran Tingkat Nasional ke-26 di Mataram. Ini dilakukan untuk mempermudah verifikasi data kependudukan. Cara ini dinilai efektif untuk mengecek asal-usul peserta.

    Direktur Jenderal Bimbingan Islam Kementerian Agama, M. Machasin, mengatakan hal ini di Media Center MTQ Nasional di Mataram, 30 Juli 2016 siang. ‘’Dilakukan online agar bisa sama-sama melihat,’’ kata dia, yang mengatakan pertama kali MTQ Nasional diselenggarakan menerapkan aplikasi teknologi informasi dan live streaming.

    Menurut dia, semula calon pendaftar mencapai 1.303 orang dan yang lolos hanya 650 orang. Tapi, setelah dilakukan verifikasi administrasi, sebanyak 1.200 orang lolos. Jumlah ini menyusut menjadi 1.193 orang setelah dilakukan verifikasi fisik. ‘’Ada tujuh orang yang tidak datang mendaftarkan diri,” ujarnya.

    Panitia MTQ Nasional ke-26 tahun 2016 ini juga melakukan perekaman kegiatan, sehingga jika terjadi komplain bisa ditinjau ulang pelaksanaannya. “Ada live streaming dari seluruh venue,” ucap Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi NTB, Yusron Hadi.

    Adapun tujuh cabang lomba yang diadakan, antara lain Tilawah Al-Quran, Hifzh Al-Quran, Tafsir Al-Quran, Fahm Al-Quran, Syarh Al-Quran, Khath Al-Quran, dan Menulis Makalah Ilmiah Al-Quran.

    Adapun 18 golongan lomba terdiri atas enam golongan cabang Tilawah Al-Quran (dewasa, remaja, anak-anak, tartil, cacat netra, serta qiraah sab’ah); lima golongan cabang Hifzh Al-Quran (1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz); tiga golongan cabang Tafsir Al Quran (bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris), serta empat golongan cabang Khath Al-Quran (naskah, hiasan mushaf, dekorasi, dan kontemporer).

    Untuk kejujuran dan anggota dewan hakim, sewaktu bertugas tidak diperkenankan membawa telepon seluler. “Jadi, hakim putus hubungan (komunikasi) selama bekerja,” ujarnya. Jika ketahuan bertindak curang, hakim tersebut diganti.

    SUPRIYANTHO KHAFID


  • MTQ
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.