Jenazah Terpidana Mati Asal Nigeria Dikirim ke Negaranya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Proses pemindahan empat jenazah terpidana mati keluar dari Pulau Nusakambangan, di Cilacap, Jawa Tengah, 29 Juli 2016. Eksekusi dilakukan saat hujan deras.  REUTERS/Darren Whiteside

    Proses pemindahan empat jenazah terpidana mati keluar dari Pulau Nusakambangan, di Cilacap, Jawa Tengah, 29 Juli 2016. Eksekusi dilakukan saat hujan deras. REUTERS/Darren Whiteside

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua terpidana mati narkoba asal Nigeria telah dieksekusi dinihari tadi pukul 00.45 WIB, Jumat, 29 Juli 2016. Rencananya kedua jenazah tersebut akan dibawa kembali ke negara asalnya di Nigeria.

    Seck Osmane dan Michael Titus menjadi dua dari empat terpidana yang dieksekusi bersama Freddy Budiman dan Humprey. Mereka dieksekusi setelah Freddy Budiman.

    "Sementara ini hanya empat yang kami eksekusi. Sisanya akan dieksekusi di periode berikutnya," kata Jaksa Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung Noor Rachmad di Dermaga Wijaya Pura Nusakambangan, Jumat, 29 Juli 2016.

    Seck Osmane adalah warga negara Afrika Selatan yang divonis mati karena terbukti sebagai bandar narkotika dan obat bius pada 2004. Rabu, 27 Juli lalu, Seck baru mengajukan grasi pengampunannya kepada Presiden Jokowi melalui pengacaranya, Farhat Abbas.

    Sedangkan Michael Titus adalah warga negara Nigeria yang mendapat hukuman mati atas kasus kepemilikan narkotik jenis heroin 5,8 kilogram pada 2003. Pada 2011, Titus mengajukan peninjauan kembali, tapi ditolak Mahkamah Agung. Pada 21 Juni 2016, ia kembali mengajukan PK kedua.

    Satu hari sebelum eksekusi dilakukan, kerabat Michael Titus bernama Nila menyatakan keberatannya atas sikap pemerintah Indonesia. Pasalnya, menurut dia, saat ini peninjauan kembali kedua Titus masih dalam proses.

    “Ini kan prosesnya sedang berjalan, kok tahu-tahu sudah mau dieksekusi. Kami berusaha supaya dapat tembus ke Presiden Jokowi,” ucapnya di Dermaga Wijaya Pura, Kamis, 28 Juli 2016.

    INGE KLARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.