Freddy Budiman Ucapkan Takbir Sebelum Dieksekusi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman, berdoa saat akan menjalani sidang PK lanjutan di Pengadilan Negeri Cilacap, Jateng, 1 Juni 2016. ANTARA FOTO

    Terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman, berdoa saat akan menjalani sidang PK lanjutan di Pengadilan Negeri Cilacap, Jateng, 1 Juni 2016. ANTARA FOTO

    TEMPO.COCilacap - Rohaniwan Hasan Makarim mengatakan Freddy Budiman mengenakan pakaian gamis putih dan celana putih saat menjalani hukuman mati di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Jumat dinihari, 29 Juli 2016. "Terlihat putih bersih," kata Hasan di Dermaga Wijaya Pura Nusakambangan.

    Sebelum peluru regu tembak menembus jantungnya, pria asal Surabaya itu mengucapkan kalimat takbir. "Allahu Akbar, begitu diucapkan berkali-kali," ujar Hasan.

    Baca: Ini Jejak Freddy Budiman yang Masuk Daftar Eksekusi Mati

    Hasan menceritakan, Freddy mengalami banyak perubahan selama dipenjara. Ia menjadi sosok religius dan senang mengaji. Bahkan, sebelum dieksekusi, Freddy menjalankan puasa sunah Senin-Kamis. 

    Freddy divonis mati atas kepemilikan 1,4 juta pil ekstasi. Belakangan diketahui dia juga memiliki pabrik ekstasi di penjara dan ikut mengendalikan peredaran narkoba dari balik jeruji. BACA: Usut Tudingan Freddy, Kapolri Minta Boy Temui Haris Kontras

    Freddy menjalani eksekusi mati bersama tiga terpidana kasus narkotika lain. Dia menjadi pertama yang dieksekusi pada hukuman mati jilid III ini. Jasadnya akan disemayamkan di permakaman Bharatu Sedayu, Jalan Krembangan Baru VII/ 6A Surabaya, Jawa Timur, siang ini.

    DEWI SUCI RAHAYU

    Video Terkait:



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.