Kurang Representatif, MKD Buat Ruang Kerja Baru di DPR

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ade Komaruddin. TEMPO/Imam Sukamto

    Ade Komaruddin. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Mahkamah Kehormatan Dewan meresmikan ruang kerja baru, yang merupakan salah satu ruang kerja di gedung Nusantara 1, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

    Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Ade Komarudin meresmikan penggunaan ruang kerja baru itu.

    Akom, sapaannya, mengatakan pimpinan dewan mendapat masukan bahwa ruang MKD yang ada di Nusantara 2 tidak lagi representatif.

    "Ruang yang sebelumnya dipandang kurang representatif di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa," kata Akom sambil bercanda di Jakarta, Kamis 27 Juli 2016.

    Ruang kerja MKD yang baru terletak di sudut Gedung Nusantara 1. Awalnya ruangan itu berfungsi sebagai kafetaria. "Untuk memaksimalkan kinerja MKD, kafetaria disikat untuk meningkatkan kinerja," ujar dia.

    Akom menyatakan ruang kerja itu meningkatkan kinerja MKD. "Ini untuk komitmen menjaga kehormatan Dewan sebagai tugas khusus sesuai MD3," kata Akom membuka ruang kerja yang dibalut suasana hitam dan putih tersebut.

    Sementara itu, Sufi Dasco Ahmad, mengatakan terima kasih kepada Dewan yang telah membuatkan MKD ruang kerja baru. "Ini sesuai dengan harapan kinerja MKD," kata dia.

    ARKHELAUS


  • DPR
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.