Panglima TNI: Anggota Satgas Tinombala Tak Sengaja Tertembak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. TEMPO/Subekti

    Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima TNI Gatot Nurmantyo menegaskan, tewasnya Sersan Dua Muhammad Ilman lantaran tembakan yang tidak disengaja. Muhammad Ilman merupakan anggota Satuan Tugas Tinombala yang saat itu bertugas menangkap sisa anggota kelompok Santoso.

    "Benar, sekitar pukul 13.30 di Desa Towu terjadi insiden tertembaknya Serda Muhammad Ilman," kata Gatot di Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Kamis, 28 Juli 2016. "Kata-kata tertembak itu artinya tak disengaja."

    Insiden bermula ketika Serda Ilman yang tergabung dalam Tim Sandi Yuda menggali lokasi yang menurut laporan masyarakat merupakan timbunan senjata. Di saat yang sama, Tim Bravo mendapatkan laporan dari masyarakat yang melihat sekelompok orang tak dikenal sedang menggali timbunan senjata.

    Tim Bravo kemudian datang ke lokasi penggalian Tim Sandi Yuda tanpa sebelumnya mengetahui bahwa mereka berasal dari tim yang sama. Insiden penembakan Serda Ilman pun akhirnya terjadi. Gatot menegaskan, tidak ada baku tembak di antara kedua tim dalam kejadian tersebut.

    "Dalam kondisi seperti ini, jangan saling menyalahkan, karena tidak ada niat dalam satu tim mencelakakan yang lain," ucap Gatot.

    Untuk mengusut lebih lanjut kasus ini, tim investigasi dari TNI dan Polri telah diberangkatkan. Gatot berharap tim investigasi dapat menyelidiki secara obyektif untuk mengetahui dan menganalisis kesalahan prosedur dalam kasus ini, agar nantinya kejadian serupa tak terulang kembali.

    FAUZY DZULFIQAR | ANTO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.