Rizal Ramli Pamit Via WhatsApp  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli mengerahkan semua Menteri teknis dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk sidak di Pulau Reklamasi C dan D, Jakarta Utara, 4 Mei 2016. Tempo/Avit Hidayat

    Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli mengerahkan semua Menteri teknis dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk sidak di Pulau Reklamasi C dan D, Jakarta Utara, 4 Mei 2016. Tempo/Avit Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah mantan menteri kabinet Presiden Joko Widodo berpamitan kepada kolega dan publik setelah purnatugas lewat media sosial Facebook, seperti Sudirman Said dan Ferry Mursyidan Baldan. Tapi Rizal Ramli, mantan Menteri Koordinator Kemaritiman “melambaikan tangan” via pesan singkat WhatsApp.

    “Saya telah mencoba berbuat yang terbaik untuk bangsa dan rakyat Indonesia. Terima kasih rakyat Indonesia. DR Rizal Ramli,” begitu bunyi pesan singkat yang dia kirim kepada Tempo sekitar pukul 08.39 WIB. Rizal juga mengirimkan pesan serupa kepada sejumlah grup obrolan WhatsApp.

    Presiden mengumumkan sejumlah menteri baru sekitar pukul 11.00 WIB tadi lalu melantik mereka pada 13.30. Namun nama-nama menteri itu sudah beredar sejak Selasa, 26 Juli 2016, menjelang tengah malam.

    BacaIni Susunan Menteri Baru Hasil Reshuffle

    Rizal digantikan Luhut Binsar Pandjaitan. Sedangkan kursi Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan yang ditinggalkan Luhut ditempati Wiranto, Panglima ABRI era Presiden Soeharto serta Menteri Koordinator Politik dan Keamanan era Presiden Abdurrahman Wahid.

    Rizal tak menjawab ketika ditanya bagaimana dia bisa dicopot dan apa yang disampaikan Presiden Jokowi dalam pertemuan tadi malam. Sebelum meluncur ke Istana sekitar pukul 21.00 pada Selasa, 26 Juli 2016, Rizal tampil dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) di TV One.

    Acara ILC tadi malam membahas reklamasi Teluk Jakarta dengan judul “Rizal vs Ahok”. Rizal menyampaikan berbagai alasan penghentian proyek reklamasi di Pulau G yang ditentang keras oleh Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

    SimakReklamasi Jakarta, Begini Adu Sindir Ahok-Rizal Ramli

    Bahkan Rizal mengkritik keras Ahok sebagai pemimpin yang cengeng, lunak terhadap swasta yang membentuk negara dalam negara di area reklamasi, dan menciptakan dana off-budgeter model Orde Baru. Rizal juga meminta Ahok tak selalu menyeret Jokowi dalam persoalan yang ditimbulkannya.

    Ahok tak hadir dalam acara ILC. Dia mewakilkan kepada pengacara dan pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menerangkan kebijakan soal reklamasi.

    JOBPIE SUGIHARTO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.